TRIBUNMANADO.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, Senin (29/6/2026).
Berdasarkan pembaruan yang dirilis pukul 13.23 WITA, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur sejumlah daerah mulai sekitar 13.33 WITA.
Kondisi tersebut juga dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Baca juga: Daftar Prestasi Kontingen Sulut di Pesparawi Nasional XIV 2026, Raih Juara Umum hingga Gold Champion
Wilayah yang diperkirakan terdampak lebih dulu meliputi Kabupaten Kepulauan Talaud, khususnya Kecamatan Nanusa dan Miangas.
BMKG juga mengingatkan potensi hujan dapat meluas ke sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe, yakni Nusa Tabukan, Manganitu Selatan, Kendahe, Tabukan Selatan Tengah, dan Tabukan Selatan Tenggara.
Sementara di Kabupaten Kepulauan Talaud, potensi cuaca ekstrem dapat meluas ke wilayah Lirung, Beo, Rainis, Essang, Melonguane, Gemeh, Tampan Amma, Salibabu, Kalongan, Beo Utara, Pulutan, Melonguane Timur, Moronge, Beo Selatan, dan Essang Selatan.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih dapat berlangsung hingga pukul 16.30 WITA.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Berikut selengkapnya:
Peringatan Dini Cuaca Wilayah Sulawesi Utara tgl 29 Juni 2026 pkl. 13:23 WITA berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 13:33 WITA di
Kabupaten Kepulauan Talaud: Nanusa, Miangas
Dan dapat meluas ke wilayah:
Kabupaten Kepulauan Sangihe: Nusa Tabukan, Manganitu Selatan, Kendahe, Tabukan Selatan Tengah, Tabukan Selatan Tenggara,
Kabupaten Kepulauan Talaud: Lirung, Beo, Rainis, Essang, Melonguane, Gemeh, Tampan Amma, Salibabu, Kalongan, Beo Utara, Pulutan, Melonguane Timur, Moronge, Beo Selatan, Essang Selatan
Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 16:30 WITA
Prakiraan cuaca adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkirakan keadaan atmosfer di waktu yang akan datang dan di wilayah tertentu.
Saat ini, prakiraan cuaca dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai keadaan atmosfer dengan menggunakan ilmu pengetahuan tentang proses-proses yang terjadi di atmosfer.
Sulawesi Utara adalah provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi yang kaya akan kekayaan alam, budaya, dan tradisi. Ibu kotanya, Manado, menjadi pusat pemerintahan sekaligus gerbang utama pariwisata provinsi ini.
Sulawesi Utara terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, terutama Taman Nasional Bunaken yang mendunia, serta pegunungan dan danau yang memesona seperti Danau Tondano dan Gunung Lokon.
Selain alamnya yang menawan, provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya dan toleransi antarumat beragama.
Masyarakatnya hidup rukun dengan semboyan lokal “Torang Samua Basudara”, menegaskan nilai persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman.
Kuliner khasnya, seperti tinutuan (bubur Manado) dan cakalang fufu, menambah daya tarik bagi wisatawan yang datang.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini