TRIBUNWOW.COM - Timnas Voli Putra Indonesia berhasil meraih gelar perdana sepanjang sejarah di ajang AVC Men's Cup 2016 Volleyball.
Timnas Voli Putra Indonesia mencatatkan sebagai negara baru yang menjuarai AVC Men's Cup tersebut.
Adalah tangan dingin dari Pelatih Timnas Voli Putra Indonesia Reidel Toiran yang mempersebahkan gelar itu.
Baca juga: Reidel Toiran Bawa Gelar Juara Timnas Voli Putra, Didesak Naturalisasi hingga Geser Pelatih Asli
Sebenarnya, Reidel Toiran adalah caretaker dari Pelatih Timnas Voli Putra Indonesia Sergio Veloso.
Sergio Veloso terlebih dahulu ditunjuk sebagi pelatih Timnas Voli Putra Indonesia pada 8 Mei 2026 lalu.
Penunjukan oleh PBVSI saat itu memang ditujukan untuk turnamen AVC Men's Cup 2026 ini.
Pelatih asal Brasil itu diproyeksikan menggantikan Jeff Jiang Jie yang masa tugasnya berakhir setelah kegagalan mempertahankan medali emas di SEA Games.
Awalnya, Sergio Veloso akan menjalani tugasnya dengan pemusatan latihan pada 20 Mei 2026 sebagai bagian dari turnamen AVC Men's Cup 2026.
Namun waktu yang semakin singkat jelang ajang tersebut, Sergio Veloso tak kunjung datang ke Indonesia.
Baca juga: Profil LavAni: Klub Voli Inisiasi SBY, Penyumbang 2 Pemain Peraih Gelar Individu AVC Mens Cup 2026
Pada 11 Juni, PBVSI mengumumkan jika posisi Sergio Veloso digantikan oleh Reidel Toiran sementara.
Saat penunjukan itu seorang sumber yang tak mau disebutkan namanya menyebut alasan Sergio Veloso yang tak lolos visa kerja.
"Benar, sebagai caretaker (penunjukan Toiran-red) karena visa kerja dari Veloso belum jadi sehingga dia gak bisa ngurus visa ke India," terang sumber internal PBVSI ketika dihubungi Tribunnews, Kamis (11/6/2026) malam WIB.
Hingga turnamen usai, sosoknya pun tak terlihat di Indonesia.
Lalu nasibnya kini bergantung pada PBVSI yang telah menunjuknya.
Terlebih Sergio Veloso mendapat pandangan sebelah mata karena karier.
Ia merupakan bekas pemain Filipina yang notabene memiliki kiprah voli di bawah Indonesia.
Sehingga penampilannya dalam memimpin tim masih tanda tanya dibandingkan Toiran yang sudah memberikan gelar untuk klub sebelumnya.
Reidel Toiran bukan nama baru bagi penikmat voli Indonesia lantaran ia sudah 12 tahun berkarier.
Ia mengawali karier sebagai pemain asing asal Kuba di Surabaya Samator.
Lalu Toiran melanjutkan kepelatihan dengan menukangi Jakarta Bhayangkara Presisi.
Di level klub, Reidel Toiran pernah antarkan Jakarta Bhayangkara Presisi juara di 5 ajang bergengsi berbeda baik domestik hingga mancanegara. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)