Harganas 2026, Kader KB Rejang Lebong Siap Dampingi Keluarga dari Calon Pengantin hingga Balita
Ricky Jenihansen June 29, 2026 04:37 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Forum Komunikasi Kader Keluarga Berencana (FKK KB) Kabupaten Rejang Lebong menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program pembangunan keluarga melalui pendampingan kepada masyarakat, mulai dari calon pengantin hingga balita.

Komitmen tersebut disampaikan dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang digelar Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong di halaman Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB), Senin (29/6/2026).

Kader KB Terus Dampingi Keluarga

Ketua Forum Komunikasi Kader Keluarga Berencana (FKK KB) Kabupaten Rejang Lebong, Nurbaini, mengatakan kader KB akan terus mendukung seluruh program pembangunan keluarga yang dijalankan DP3APPKB.

"Kami sebagai kader KB akan terus mendukung seluruh program yang dijalankan DP3APPKB. Harapan kami, melalui peringatan Harganas ini semakin banyak keluarga berkualitas yang lahir di Kabupaten Rejang Lebong," katanya.

Menurut Nurbaini, peserta yang mengikuti upacara merupakan perwakilan kader dari beberapa kecamatan, seperti Curup, Curup Utara, Curup Timur, Selupu Rejang, dan Bermani Ulu.

Meski demikian, kader KB di seluruh 15 kecamatan tetap aktif menjalankan pendampingan kepada masyarakat.

Pendampingan tersebut dilakukan mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu melahirkan, bayi di bawah dua tahun (baduta), balita, hingga pelayanan di Posyandu yang ada di desa dan kelurahan.

Selain mendampingi keluarga, kader KB juga ikut menyukseskan berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Amanat Peringatan Harganas

Sementara itu, pada peringatan Harganas ke-33, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Sumantri Badar, yang mewakili Plt Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.

Melalui amanat tersebut, pemerintah menegaskan bahwa keluarga menjadi pondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.

Karena itu, pembangunan keluarga harus terus diperkuat melalui peningkatan kesehatan keluarga, percepatan penurunan stunting, penguatan pendidikan karakter sejak usia dini, hingga membangun ketahanan mental seluruh anggota keluarga.

"Tidak hanya itu, para orang tua, terutama ayah, juga diharapkan lebih aktif terlibat dalam mengasuh dan mendampingi anak agar tercipta keluarga yang harmonis sekaligus mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter," sampai Iwan Badar.

Melalui peringatan Harganas ke-33 ini, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya peran keluarga semakin meningkat.

Dengan keluarga yang kuat, diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.