Baku Tembak Polisi vs Komplotan Pencuri Baterai Tower di Tol Menggala, 1 Pelaku Tewas
Reny Fitriani June 29, 2026 05:19 PM

Tribunlampung.co.id, Tulangbawang - Tim Tekab 308 Polres Tulangbawang bersama Polsek Menggala terlibat baku tembak sengit dengan komplotan pencuri baterai tower provider di kawasan Gerbang Tol Menggala, ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka).

Baca Juga: Kronologi Pengejaran 2 DPO Curanmor hingga Baku Tembak di Jalan Ir Sutami Lamsel

Dalam insiden yang terjadi pada Minggu (28/6/2026) dini hari tersebut, satu dari tujuh pelaku tewas diterjang timah panas petugas setelah nekat memberondong mobil polisi dengan tembakan.

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama, mengonfirmasi tindakan tegas dan terukur tersebut terpaksa diambil karena para pelaku dinilai sudah sangat membahayakan keselamatan petugas di lapangan.

"Anggota sempat memberikan tembakan peringatan, tetapi pelaku tetap melakukan perlawanan dengan menembaki petugas. Karena situasi membahayakan keselamatan anggota, kami melakukan tindakan tegas dan terukur," ujar AKP Apfryyadi, Senin (29/6/2026).

Peristiwa menegangkan ini bermula sekitar pukul 00.09 WIB. Tim URC Tekab 308 Polres Tulangbawang menerima laporan pembobolan baterai tower BTS di Kampung Mekar Indah Jaya, Kecamatan Banjar Baru.

Saat petugas tiba di TKP, para pelaku sudah melarikan diri dengan kondisi rak penyimpanan baterai rusak parah. 

Polisi bergerak cepat melakukan penyekatan di sejumlah titik rawan.

Tak lama kemudian, sebuah mobil Toyota Calya putih mencurigakan melintas di depan Mapolres Tulangbawang. 

"Alih-alih berhenti saat dicegat, pengemudi justru melakukan tindakan nekat mempercepat laju kendaraan dan langsung menabrak mobil patroli polisi serta melepaskan tiga kali tembakan ke arah petugas dari dalam mobil," ujar Kasat.

Kasat melanjutkan, aksi kejar-kejaran bak film laga pun tak terhindarkan. Mobil pelaku melesat cepat ke arah pintu tol Menggala sembari terus melepaskan tembakan yang mengenai kaca dan kap mobil petugas.

Aksi pelarian komplotan ini berakhir di sekitar Gerbang Tol Menggala. 

Karena terus mendapat perlawanan sengit berupa tabrakan mobil dan rentetan tembakan, polisi akhirnya melepaskan tembakan terarah.

Satu pelaku berinisial AI dilaporkan tewas di tempat usai terlibat baku tembak tersebut. 

Sementara itu, enam pelaku lainnya tidak berkutik dan berhasil diamankan petugas. \

Keenam pelaku tersebut berinisial AF, EK, AR, PI, MJ, TS.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, enam pelaku merupakan warga Kabupaten Lampung Utara. Sementara satu pelaku lainnya merupakan warga Kabupaten Tulangbawang yang diduga kuat bertindak sebagai penunjuk jalan alias pemberi informasi target operasi," kata Apfryyadi.

Kemudian, lanjutnya, dari hasil penggeledahan di kendaraan para pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti kejahatan yang terbilang matang, di antaranya:
 - 6 unit baterai tower yang diduga kuat hasil curian dari BTS Banjar Baru.
 - 2 pucuk senjata api rakitan (jenis Revolver dan FN) beserta amunisinya.
 - 3 unit kendaraan operasional (2 unit Toyota Calya dan 1 unit Daihatsu Gran Max).
 - 3 pelat nomor kendaraan palsu.
 - Berbagai peralatan khusus untuk membobol tower telekomunikasi.

"Saat ini, keenam pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Tulangbawang untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut guna mengungkap jaringan spesialis pencuri fasilitas negara tersebut," tutupnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.