Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi dengan tercatat mengalami 25 kali erupsi sepanjang Senin (29/6/2026). Aktivitas letusan ini terpantau berlangsung terus-menerus selama periode 12 jam.
Berdasarkan data dari Pos Pantau Gunung Semeru, aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa ini terbagi dalam dua periode pengamatan:
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Yudhi, menegaskan bahwa status Gunung Semeru saat ini masih berada pada Level III atau Siaga.
Meskipun kondisi masyarakat di sekitar lereng masih terpantau aman, pihak BPBD menekankan pentingnya kewaspadaan.
"Tidak menutup kemungkinan terjadi erupsi Awan Panas Guguran (APG) yang mengarah ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Semeru. Makanya kami mengimbau kepada masyarakat, terutama penambang lokal maupun yang berizin, untuk tidak beraktivitas ketika terjadi APG," ujar Yudhi.
Sebagai langkah mitigasi bencana, BPBD Lumajang terus memperkuat pemantauan visual dan menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) di titik-titik rawan.
Yudhi menambahkan bahwa koordinasi dengan Pos Pantau Gunung Semeru dilakukan secara intensif, untuk memastikan penyampaian informasi yang cepat dan akurat kepada publik.
"Kesiapsiagaan teman-teman BPBD maupun Pos Pantau Gunung Semeru selalu dilakukan dengan rilis informasi secara berkala," tutup Yudhi.