BANGKAPOS.COM,BANGKA - Laga imbang 0-0 melawan Kolombia membuat Portugal berhadapan timnas negara-negara yang memiliki sejarah meraih trofi Piala Dunia, Senin (29/6/2026).
Hasil imbang tanpa gol membuat tim asuhan Roberto Martinez hanya mengoleksi lima poin, sehingga harus puas di posisi kedua grup K.
Dengan hasil tersebut membuat Cristiano Ronaldo cs pun harus kembali bekerja keras, mengingat terdapat beberapa calon kuat telah menanti.
Peraih trofi Euro 2016 tersebut dipastikan berada di bagan kanan, yang ditempati juga oleh Prancis, Jerman, Belanda, Spanyol hingga Maroko.
Untuk babak 32 besar Portugal pun akan menghadapi Kroasia pada Rabu 3 Juli 2026 pukul 06.00 wib, bila menang pun Spanyol atau Austria pun siap menjegal mimpi Ronaldo untuk dapat meraih trofi Piala Dunia 2026.
Pelatih Sepak Bola Lapril AS yang juga pernah menakhodai PS Bangka mengatakan, langkah berat akan dijalani Portugal untuk dapat membawa pulang trofi Piala Dunia 2026.
"Ini adalah grup neraka, kalau disuruh milih pasti mereka enggak mau disana. Tapi ini sepak bola semua bisa terjadi, kita enggak tahu nanti kejutan apa lagi yang akan terjadi di Piala Dunia 2026," ujar Lapril.
Tak hanya calon lawannya yang diprediksi akan menyulitkan, namun inkonsistensi skuad bertabur bintang Portugal juga menjadi sorotan.
Saat melawan Kolombia Minggu (28/6/2026) kemarin, secara pertandingan Portugal cukup dibuat kewalahan dengan aksi Luiz Diaz.
Secara statistik total 26 tembakan berhasil dilepaskan dengan enam yang mengarah ke gawang, sedangkan dari kubu Portugal hanya mampu melepaskan 13 tendangan dengan dua yang tepat sasaran.
Untuk di lini tengah pun, duet Vitinha dan Joao Neves tak banyak membantu memberikan suplai bola kepada Cristiano Ronaldo.
Penguasaan bola 55 persen untuk Kolombia serta akurasi operan 91 persen, membuat Portugal tak mampu menunjukan permainan terbaiknya.
"Memang sepertinya Portugal belum konsisten dalam penampilanya, sementara Kolombia berhasil konsisten penampilannya. Portugal masih turun naik, mungkin ada tekanan karena mereka tim yang diunggulkan," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).