Pengemudi Toyota Supra Diduga Mabuk Coba Kabur, Malah Diserang Buaya, Kata Polisi
Dewi Rahayu June 29, 2026 07:46 PM

Setiap hari di seluruh negeri, ada berbagai pemberhentian lalu lintas yang berjalan di luar kebiasaan. Namun hanya sedikit yang berakhir seolah-olah diambil langsung dari film Hollywood seperti yang dialami oleh patroli dari Kepolisian Negara Bagian Louisiana, Pasukan B, pada 7 Juni lalu. Apa yang seharusnya menjadi pemeriksaan rutin terhadap seorang pengemudi yang diduga mabuk justru berubah menjadi pengejaran di tengah rawa yang tampaknya tidak direstui oleh alam. Polisi akhirnya berhasil menangkap pria berusia 40 tahun bernama Victor Rivas, tetapi tidak sebelum seekor buaya sempat ikut beraksi.

Menurut laporan dari NBC News, insiden ini bermula ketika Kepolisian Negara Bagian Louisiana menanggapi laporan adanya sebuah Toyota Supra yang dikendarai secara ugal-ugalan di sepanjang Interstate 10 di wilayah Jefferson Parish. Pelapor menyebut bahwa mobil tersebut sempat menabrak pembatas beton hingga menyebabkan bannya pecah, namun kendaraan itu tetap melaju. Pihak berwenang menyatakan bahwa seorang petugas melihat kendaraan tersebut bergerak ke arah selatan di Interstate 310 di kawasan St. Charles Parish, kemudian menghentikannya dan mengidentifikasi pengemudi sebagai Victor Rivas yang berusia 40 tahun. Rivas disebut menunjukkan tanda-tanda mabuk saat pemeriksaan berlangsung, sehingga petugas memulai investigasi terkait dugaan mengemudi dalam keadaan terpengaruh alkohol (DWI). Pada titik inilah kejadian mulai keluar dari jalur normal.

Menurut pihak berwenang, Rivas melarikan diri dengan berjalan kaki saat investigasi DWI tersebut, melompat dari bagian jalan layang ke rawa di bawahnya. Para petugas, dengan alasan yang jelas, tidak mengejarnya ke dalam rawa.

Beberapa waktu kemudian, tersangka dilaporkan terlihat berjalan di sepanjang Airline Highway. Saat petugas mencoba menahannya, Rivas kembali melompat ke arah rawa. Namun kali ini usahanya tidak berjalan lancar, karena pada saat itu seekor buaya menyerangnya dan melukai kedua lengannya.

Polisi menyebut bahwa Rivas tetap berusaha melarikan diri meskipun terluka, sebelum akhirnya ditemukan oleh drone milik kepolisian dan berhasil ditangkap. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapat perawatan atas luka yang tidak mengancam jiwa. Setelah itu, Rivas dipindahkan ke Pusat Penahanan Nelson Coleman dan didakwa dengan tuduhan mengemudi dalam keadaan mabuk serta melawan petugas.

Tak mengherankan jika departemen yang terlibat menanggapi kasus ini dengan sedikit humor. Kantor Sheriff St. Charles Parish bahkan membuat karya seni berbasis kecerdasan buatan yang menampilkan buaya tersebut sebagai petugas kepolisian bernama Al E. Gator, lengkap dengan lelucon mengenai 'jabatan' reptil itu di kepolisian. Disebutkan bahwa Deputi Gator kini mendapat 'penugasan' baru di bagian hubungan masyarakat departemen tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.