Kabupaten Ende Sabet Juara Umum II MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT di Mbay, Nagekeo
Gordy Donovan June 29, 2026 07:42 PM

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, MBAY – Kabupaten Ende berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara Umum II pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 yang digelar di Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Sementara itu, Juara Umum I diraih Kabupaten Alor, sedangkan Juara Umum III diraih Kota Kupang.

Penutupan MTQ berlangsung khidmat dan secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur melalui pembacaan Keputusan Dewan Hakim sekaligus pengumuman para juara.

MTQ tahun ini mengusung tema, "Menebar Cahaya Al-Qur'an, Ayo Bangun NTT Menuju Masyarakat Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan."

Baca juga: MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo Diikuti 485 Peserta, Perkuat Persaudaraan Lintas Agama

Kerja Keras Peserta dan Pelatih

Prestasi yang diraih Kabupaten Ende merupakan buah dari kerja keras para peserta, pelatih, pembina, serta dukungan penuh pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan tilawah dan pengembangan generasi Qurani.

Dalam sambutannya, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa Nusa Tenggara Timur merupakan daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

"Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa umat Islam, umat Katolik, dan umat Kristen di Nusa Tenggara Timur mampu hidup berdampingan, saling menghormati, dan menjaga toleransi sebagai kekuatan dalam membangun daerah,"ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Provinsi NTT, Muhammad Ansor, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi serta mengucapkan selamat kepada para peraih prestasi pada MTQ Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026.

Ia berharap semangat mencintai, mempelajari, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an terus tumbuh di tengah masyarakat.

Muhammad Ansor juga mengajak seluruh kafilah untuk kembali bertemu pada pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi NTT Tahun 2028 yang direncanakan berlangsung di Kota Kupang atau Labuan Bajo.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur mengucapkan selamat kepada seluruh peserta, khususnya para juara yang berhasil meraih prestasi terbaik pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT.

"Kepada seluruh peserta MTQ, saya mengucapkan selamat kepada para juara yang telah meraih prestasi terbaik. Prestasi ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan sebagai duta-duta Al-Qur'an yang akan membawa nama baik Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional,"katanya.

Ia juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih juara agar tidak berkecil hati.

"Teruslah belajar, teruslah memperbaiki diri, dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk meraih prestasi yang lebih baik pada kesempatan berikutnya,"pesannya.

Kepada para juara, Wakil Gubernur NTT berpesan agar tidak cepat berpuas diri, melainkan terus meningkatkan kemampuan, memperdalam ilmu, menjaga akhlak, serta mempersiapkan diri secara maksimal untuk mewakili NTT pada MTQ Tingkat Nasional.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa salah satu warisan paling berharga dari penyelenggaraan MTQ adalah semakin eratnya persaudaraan di antara masyarakat NTT.

Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta dari berbagai daerah saling mengenal, saling menghargai, dan saling belajar sebagai wujud nyata persatuan dalam keberagaman.

Menurutnya, perbedaan agama, suku, budaya, dan bahasa bukan menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan bersama dalam membangun Nusa Tenggara Timur yang lebih maju dan sejahtera.

Karena itu, seluruh masyarakat diajak untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat moderasi beragama, serta menjadikan nilai-nilai persaudaraan sebagai fondasi pembangunan daerah.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Gubernur mengajak seluruh peserta dan masyarakat menjadikan MTQ XXXI sebagai momentum untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari kita jadikan cahaya Al-Qur'an sebagai inspirasi dalam bekerja, melayani masyarakat, membangun keluarga, mendidik generasi muda, serta membangun Nusa Tenggara Timur yang semakin maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan," tutupnya.

Dengan berakhirnya pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT di Kabupaten Nagekeo, diharapkan semangat persaudaraan, toleransi, dan kecintaan terhadap Al-Qur'an terus tumbuh di tengah masyarakat.

Bagi Kabupaten Ende, raihan Juara Umum II menjadi prestasi yang membanggakan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan generasi Qurani menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional.

Acara penutupan dihadiri oleh Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Wakil Bupati Timor Tengah Utara Kamillus Elu, Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu, Ketua Umum LPTQ Provinsi NTT sekaligus Anggota DPRD Provinsi NTT Muhammad Ansor, Anggota DPRD Provinsi NTT Merci Piwung, S.H., Rusding, dan Paulus Lobo, Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Vera Christina Asadoma-Sirait, Kepala Kejaksaan Negeri Ngada Nurul Hidayat, Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo Shafar, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nagekeo Imanuel Ndun, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT Hasan Manuk, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.(Bet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.