Prediksi Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Favorit, Portugal?
Dwi Setiawan June 29, 2026 10:09 PM

TRIBUNNEWS.COM - Babak 32 besar Piala Dunia 2026 resmi dimulai setelah seluruh pertandingan fase grup rampung.

Sejauh ini, Kanada menjadi tim pertama yang memastikan tempat di babak 16 besar setelah menumbangkan Afrika Selatan dengan skor tipis 1-0, Senin (29/6/2026) dini hari WIB.

Kemenangan tersebut membuat Kanada menjadi tim pertama yang melaju ke babak 16 besar, sekaligus membuka persaingan memperebutkan 15 tiket tersisa.

Banyaknya tim yang lolos ke fase gugur merupakan dampak dari bertambahnya jumlah peserta pada Piala Dunia 2026.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, turnamen ini diikuti 48 negara, dengan 32 tim berhak melaju ke fase gugur.

Format baru tersebut dinilai akan membuat persaingan semakin menarik karena memberikan kesempatan lebih besar bagi banyak negara untuk tampil di babak gugur.

"Menurut saya, Piala Dunia 2026 menarik karena mempertemukan lebih banyak negara dalam format baru. Namun, kualitas kompetisi tetap akan ditentukan oleh kemampuan setiap tim beradaptasi dengan tekanan turnamen," kata Putri Indah Nazareta, Dosen S1 PJKR FKOR UNS sekaligus Kabid Binpres ESI Surakarta, saat dihubungi Tribunnews.

BAGAN 32 Besar - Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 setelah seluruh kontestan menyelesaikan pertandingan fase Grup. Berdasarkan bagan ini, supercomputer Opta memprediksi Prancis vs Argentina akan bertemu di final. Hal ini akan menjadi partai ulangan dari edisi Piala Dunia 2022. (Grafis Tribunnews.com)

Berdasarkan prediksi superkomputer Opta, sejumlah negara unggulan masih difavoritkan untuk melanjutkan perjalanan menuju babak 16 besar.

Argentina menjadi tim dengan peluang terbesar kedua setelah Prancis, sementara Portugal justru harus melewati jalur yang jauh lebih berat.

Prediksi peluang lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026:

  1. Kanada: 100 persen
  2. Argentina: 87,40 persen
  3. Prancis: 82,56 persen
  4. Inggris: 82,22 persen
  5. Spanyol: 80,72 persen
  6. Jerman: 79,50 persen
  7. Amerika Serikat: 77,99 persen
  8. Kolombia: 75,40 persen
  9. Brasil: 69,10 persen
  10. Portugal: 68,45 persen
  11. Norwegia: 68,02 persen
  12. Swiss: 62,35 persen
  13. Meksiko: 61,27 persen
  14. Belanda: 59,54 persen
  15. Belgia: 59,31 persen
  16. Maroko: 40,46 persen

Baca juga: Setelah Sukses Kutuk Harry Kane, Dukun Ghana Ramal Argentina Kalah dari Tanjung Verde

Prancis dan Argentina Difavoritkan Melaju

Prancis menjadi salah satu kandidat terkuat untuk lolos ke babak 16 besar. Les Bleus datang ke fase gugur dengan modal sempurna setelah menyapu bersih tiga pertandingan Grup I.

Pasukan Didier Deschamps sukses menaklukkan Norwegia, Senegal, dan Irak untuk mengamankan status juara grup.

Di babak 32 besar, Prancis akan menghadapi Swedia yang lolos melalui jalur delapan peringkat ketiga terbaik.

Perbedaan kualitas skuad membuat Les Bleus dijagokan melangkah ke fase berikutnya.

Seperti diketahui, Prancis menyandang skuad termewah senilai Rp26,4 triliun, dikutip dari Transfermarkt.

Sebaliknya, Swedia hanya memiliki nilai skuad Rp7,1 triliun.

Di sisi lain, Argentina juga memiliki peluang yang sangat besar untuk melaju.

Lionel Messi dan kolega tampil impresif sepanjang fase grup dengan selalu meraih kemenangan dan keluar sebagai juara Grup J.

Di babak 32 besar, Albiceleste akan berhadapan dengan tim debutan, Tanjung Verde.

Meski secara kualitas Argentina jauh lebih unggul, mereka tetap tidak boleh menganggap remeh wakil Afrika tersebut. Tanjung Verde memang belum pernah menang di fase grup, tetapi mereka juga tidak sekalipun menelan kekalahan.

Bahkan, mereka sempat menahan imbang Spanyol tanpa gol, membuktikan bahwa pertahanan mereka mampu menyulitkan tim-tim besar.

Portugal Masuk Jalur Neraka

Berbeda dengan Argentina dan Prancis, Portugal justru harus menghadapi tantangan yang jauh lebih berat.

Selecao das Quinas gagal mengunci status juara Grup K setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Kolombia pada laga terakhir fase grup.

Hasil tersebut membuat Cristiano Ronaldo dan kolega hanya finis sebagai runner-up.

Konsekuensinya, Portugal langsung berjumpa Kroasia pada babak 32 besar.

Pertemuan dua tim langganan turnamen besar Eropa itu diprediksi menjadi salah satu duel paling seimbang di fase gugur.

Bahkan penampilan Kroasia di Piala Dunia dalam dua edisi terakhir lebih bagus daripada Portugal.

Di mana Modric dan kolega berhasil mencapai final pada edisi 2018, dan finis di posisi ketiga pada edisi 2022.

Sebaliknya, Portugal hanya mentok finis di perempat final dalam dua edisi terakhir.

Tantangan Portugal tidak berhenti di situ. Apabila mampu melewati hadangan Kroasia, mereka berpotensi menghadapi Spanyol di babak 16 besar, dengan syarat La Roja lebih dulu menyingkirkan Austria.

Artinya, Portugal kemungkinan harus melewati dua laga beruntun melawan sesama raksasa Eropa hanya untuk mengamankan satu tempat di perempat final.

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026

  • Afrika Selatan 0-1 Kanada

Selasa, 30 Juni 2026

  • Pukul 00.00 WIB - Brasil vs Jepang
  • Pukul 03.30 WIB - Jerman vs Paraguay
  • Pukul 08.00 WIB - Belanda vs Maroko

Rabu, 1 Juli 2026

  • Pukul 00.00 WIB - Pantai Gading vs Norwegia
  • Pukul 04.00 WIB - Prancis vs Swedia
  • Pukul 08.00 WIB - Meksiko vs Ekuador
  • Pukul 23.00 WIB - Inggris vs RD Kongo

Kamis, 2 Juli 2026

  • Pukul 03.00 WIB - Belgia vs Senegal
  • Pukul 07.00 WIB - Amerika Serikat vs Bosnia and Herzegovina

Jumat, 3 Juli 2026

  • Pukul 02.00 WIB - Spanyol vs Austria
  • Pukul 06.00 WIB - Portugal vs Kroasia
  • Pukul 10.00 WIB - Swiss vs Aljazair

Sabtu, 4 Juli 2026

Pukul 01.00 WIB - Australia vs Mesir

Pukul 05.00 WIB - Argentina vs Cape Verde

Pukul 08.30 WIB - Kolombia vs Ghana

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.