BOLASPORT.COM - Pembalap Superfile Trackhouse Racing, Ai Ogura, dinilai memiliki cara balapan yang 'aneh' yang justru mengantarkannya pada kemenangan bersejarah pada MotoGP Belanda 2026.
Ai Ogura meraih kemenangan fantastis di GP Belanda pekan lalu.
Kemenangannya semakin terasa menakjubkan mengingat bagaimana ia berjuang.
Setelah sering tampil buruk di kualifikasi, Ogura sebenarnya tampil bagus saat balapan.
Namun, ia beberapa kali masih sering melewatkan kesempatan emas untuk berada di posisi terdepan.
Hari besarnya tiba di Sirkuit Assen, Minggu (28/6/2026) saat performanya sangat brilian menyalip dua rival sesama kubu Aprilia, Raul Fernandez dan Jorge Martin.
Pembalap asal Jepang itu melesat ke depan dengan bermodalkan ban bekas.
Fernandez yang jadi rekan setimnya, dan Martin dari Aprilia, dibuat tak berkutik saat dilewati Ogura dengan gagah.
Manuver apik itu ia lakukan di putaran ke-18.
Fernandez sendiri tidak mampu membendung laju cepat rekan satu timnya.
Pembalap asal Spanyol ini malah mengungkap satu hal dari gaya balapan Ogura yang ia ungkapkan sebagai cara 'aneh'.
"Melihat Ai mengendarai motor itu cukup aneh, karena gaya yang dia gunakan di atas motor berbeda dari kita semua," tutur Raul Fernandez dikutip Bolasport dari Crash.net
"Mungkin karena itulah dia cukup kuat di bagian akhir balapan."
"Dalam data yang kami lihat, performanya semakin membai," ujarnya.
"Jadi hati-hati dengannya dalam perebutan gelar," ujarnya.
Cara balapan Ogura memang sudah terpantau selalu menghadirkan comeback unik di akhir sesi.
Pada awal balapan, ia tampak seperti tidak terlalu ngotot.
Pembalap dari Jepang ini malah seperti mengendurkan kecepatan.
Namun menjelang 6-8 putaran, di situlah Ogura mulai memasang strategi untuk melakukan manuver terhadap rivalnya di depan yang mulai kehabisan ban.
Jorge Martin memperkuat pendapat Fernandez dengan lebih detail dalam menyebut bagian mana dari cara balapan Ogura yang mereka sebut unik.
Juara Dunia 2024 ini menggambarkan posisi motor dan tubuh Ogura sebagai terlihat aneh saat melintasi tikungan.
Namun, teknik itu mungkin juga menjadi kunci kemampuan Ogura dalam menghemat ban.
"Tentu saja saya harus memberi selamat kepada Ai,” ucap Martin menuturkan.
“Jujur saja, jika Anda melihat datanya, kinerja semua motor Aprilia cukup berdekatan.
“Ada perbedaan beberapa milidetik di sini, beberapa milidetik di sana. Tapi kita semua sangat mirip.”
“Tapi yang pasti, saat kamu mengikuti Ai, itu aneh karena sepertinya dia terjatuh di setiap tikungan!”
"Karena (bagian atas tubuhnya) benar-benar menunduk, tetapi sepedanya lurus (tegak).”
“Saya merasa kesulitan untuk mengikutinya karena saya merasa dia akan mengalami kecelakaan, tetapi kemudian malah sebaliknya, dan ia melaju cepat," tandas Martin.
“Jadi mungkin itu sebabnya dia cepat di beberapa lap terakhir. Tapi saya akan tetap mencoba (meniru)," tuturnya.
Ai Ogura kini melesat ke peringkat empat klasemen MotoGP 2026. Ia hanya berjarak 25 poin dari Martin yang sekarang memimpin klasemen.