Harga Emas Antam Hari Ini 30 Juni 2026 Turun Rp15.000, Cek Daftar Harga Terbaru
Dian Anditya Mutiara June 30, 2026 10:35 AM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (30/6/2026).

Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam pecahan 1 gram turun Rp15.000 menjadi Rp2.630.000 per gram.

Sebelumnya, pada Senin (29/6/2026), harga emas Antam masih berada di level Rp2.645.000 per gram.

Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) juga mengalami penurunan sebesar Rp25.000 menjadi Rp2.335.000 per gram dari sebelumnya Rp2.360.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam per Selasa (30/6/2026), belum termasuk pajak: 

Baca juga: PDAM Tirta Asasta Depok Siap IPO di Bursa Efek, Bidik Perluasan Layanan dan Digitalisasi

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.365.000

Harga emas 1 gram: Rp 2.630.000

Harga emas 5 gram: Rp 12.925.000

Harga emas 10 gram: Rp 25.795.000

Harga emas 25 gram: Rp 64.362.000

Harga emas 50 gram: Rp 128.645.000

Harga emas 100 gram: Rp 257.212.000

Harga emas 250 gram: Rp 642.765.000

Harga emas 500 gram: Rp 1.285.320.000

Harga emas 1.000 gram: Rp 2.570.600.000

Apakah Saat Harga Turun Menjadi Waktu Terbaik Membeli Emas?

Banyak investor menganggap penurunan harga emas sebagai peluang untuk melakukan pembelian.

Strategi ini dikenal sebagai market timing atau membeli saat harga sedang melemah dengan harapan memperoleh harga terbaik.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 19 Juni Turun Rp30.000, Kini Rp2.673.000 per Gram

Kelebihan strategi ini antara lain:

  • Berpeluang mendapatkan harga beli yang lebih murah.
  • Cocok bagi investor yang aktif memantau pergerakan pasar.

Namun, strategi timing juga memiliki sejumlah risiko, seperti:

  • Sulit menentukan titik harga terendah secara akurat.
  • Berisiko menunda pembelian terlalu lama.
  • Berpotensi kehilangan peluang ketika harga kembali naik.

Karena itu, investor perlu menyesuaikan strategi pembelian emas dengan tujuan investasi, profil risiko, serta kemampuan dalam memantau pergerakan pasar secara berkala.

Bagi investor jangka panjang, metode pembelian bertahap atau dollar cost averaging (DCA) sering dianggap lebih efektif karena tidak terlalu bergantung pada fluktuasi harga harian. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.