SNI Goes to Campus 2026 di Unsoed Perkuat Sinergi Kampus, Pemerintah, Industri Cetak Lulusan Unggul
abduh imanulhaq June 30, 2026 11:11 AM

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan PT Sucofindo (Persero) menggelar SNI Goes to Campus 2026 di Auditorium LPPM Unsoed, Sabtu (27/6/2026).

Mengusung tema “Kampus Berdampak: Lulusan Siap Bersaing di Dunia Kerja”, kegiatan ini menjadi upaya memperkuat sinergi perguruan tinggi, pemerintah, dan industri dalam membangun budaya standardisasi bagi mahasiswa.

Program SNI Goes to Campus bertujuan meningkatkan literasi standardisasi di lingkungan perguruan tinggi sekaligus menyiapkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi.

20260630_unsoed3062232
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan PT Sucofindo (Persero) menggelar SNI Goes to Campus 2026 di Auditorium LPPM Unsoed, Sabtu (27/6).

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Expo Praktikum Agrotechnopreneurship Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Unsoed serta pengumuman pemenang Kompetisi Poster Standardisasi Mahasiswa.

Kepala LPPM Unsoed, Prof. Dr. Ir. Elly Tugiyanti, M.P., IPU., ASEAN Eng., mengapresiasi kolaborasi BSN dan PT Sucofindo dalam memperkuat pemahaman standardisasi di kalangan sivitas akademika.

“Kolaborasi ini merupakan wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan pemahaman standardisasi sebagai bekal meningkatkan daya saing lulusan sekaligus memperkuat daya saing produk lokal agar mampu bersaing di tingkat regional maupun global,” ujarnya.

Menurut Prof. Elly, Unsoed juga terus mendorong hilirisasi hasil riset mahasiswa melalui Pusat Inkubator Bisnis (PIB). Melalui fasilitas tersebut, berbagai inovasi mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada tahap penelitian, tetapi berkembang menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa proses penelitian harus mengalir dari hulu hingga hilir sehingga menghasilkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” katanya.
Dalam sesi talkshow, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai peran standardisasi dari perspektif pemerintah, industri, dan perguruan tinggi.

Analis Standardisasi Ahli Muda BSN Tegar Ega Pragita memaparkan pentingnya standardisasi dalam membangun kompetensi lulusan, sementara VP SBU Sertifikasi, dan Eco-Framework PT Sucofindo (Persero) Bayu Sukma menjelaskan kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia yang memahami penerapan standar.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa, BSN juga mengumumkan pemenang Kompetisi Poster Standardisasi Mahasiswa. Juara I diraih Ida Nur Safitri (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Juara II Firman Febriana dan Daffa Faturrahman (Teknik Mesin), serta Juara III Satrio Ramadanu (Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan).

Ketiga karya terbaik akan mewakili Unsoed pada Kompetisi Poster Standardisasi Mahasiswa Tingkat Nasional dalam rangka Bulan Mutu Nasional 2026.

Salah satu peserta, Riski dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya penerapan SNI.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, saya akan lebih memperhatikan aspek standardisasi ketika mengembangkan sebuah produk. Sebagai konsumen pun saya menjadi lebih peduli terhadap standar karena berkaitan dengan keamanan dan kualitas produk,” ujarnya.

Melalui SNI Goes to Campus 2026, Unsoed bersama BSN dan PT Sucofindo berharap budaya standardisasi semakin mengakar di lingkungan akademik, mendorong lahirnya inovasi berbasis standar, serta mencetak lulusan yang siap bersaing dan berkontribusi dalam meningkatkan daya saing bangsa.(***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.