TRIBUNPALU.COM - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid direncanakan akan melantik pengurus KADIN Sulawesi Tengah pada periode 2026 hingga 2031 pada Juli 2026.
Pelantikan KADIN Sulawesi Tengah diagendakan sebelum gubernur menghadiri agenda nasional.
Selanjutnya, KADIN akan meresmikan kantor baru yang dirangkaikan dengan pelepasan ekspor produk unggulan Sulawesi Tengah pada Agustus 2026.
"Kegiatan ini akan menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa dunia usaha dan pemerintah berjalan bersama membangun perekonomian Sulawesi Tengah," ujar Anwar.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan komitmennya menggandeng Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tengah sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong investasi, memperluas pasar ekspor, dan memperkuat dunia usaha di daerah.
Komitmen tersebut disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua KADIN Sulawesi Tengah terpilih periode 2026–2031, Gufron Ahmad, di ruang kerja gubernur, Senin (29/6/2026).
Baca juga: KADIN Central Sulawesi Prepares Investment Guide Featuring ROI and Business Potential
Dalam pertemuan itu, keduanya membahas sejumlah agenda strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan investasi.
Anwar Hafid mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah siap berkolaborasi dengan KADIN dalam berbagai program pengembangan ekonomi daerah.
Acara tersebut direncanakan dihadiri para Ketua KADIN Provinsi dari seluruh Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap kepengurusan baru KADIN Sulawesi Tengah.
Selain itu, Anwar mengungkapkan rencana penyelenggaraan forum investasi internasional di Jakarta yang akan digelar bekerja sama dengan Tempo dan KADIN Sulawesi Tengah.
Forum tersebut akan mempertemukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan investor dari berbagai negara untuk mempromosikan potensi investasi daerah.
"Investor luar negeri akan kita undang untuk melihat peluang investasi di Sulawesi Tengah. Kita ingin mereka mengetahui secara langsung potensi daerah sehingga terbuka peluang kerja sama dan investasi baru," katanya.
Untuk mendukung promosi investasi tersebut, KADIN Sulawesi Tengah juga akan menyusun Buku Saku Investasi Sulawesi Tengah.
Baca juga: TASPEN Imbau Pensiunan Rutin Autentikasi Awal Bulan, Ini Alasannya
Buku itu akan memuat potensi unggulan dari seluruh kabupaten dan kota, lengkap dengan analisis kelayakan usaha, prospek bisnis, estimasi pengembalian investasi atau Break Even Point (BEP), hingga peluang pengembangannya.
Ketua KADIN Sulawesi Tengah, Gufron Ahmad, mengatakan buku tersebut disiapkan sebagai referensi praktis bagi calon investor yang ingin menanamkan modal di Sulawesi Tengah.
"Kami ingin menghadirkan data yang komprehensif, bukan sekadar memperkenalkan potensi daerah. Investor juga membutuhkan gambaran mengenai kelayakan usaha, prospek bisnis, dan peluang investasi yang tersedia," jelas Gufron.
Ia menegaskan KADIN Sulawesi Tengah siap mendukung seluruh program pembangunan dan visi-misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk memfasilitasi misi dagang, kunjungan bisnis, serta berbagai kegiatan untuk memperluas jejaring investasi dan perdagangan.
Usai pertemuan, Gufron menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Gubernur Anwar Hafid terhadap kepengurusan baru KADIN Sulawesi Tengah.
Baca juga: Bupati Donggala Dorong Percepatan Penyelesaian SUTT 150 kV Tambu-PLTU Palu 3
"Alhamdulillah, kami mendapat dukungan yang sangat besar dari Bapak Gubernur. Beliau memberikan ruang bagi KADIN untuk berkontribusi dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah. Kami siap bersinergi menghadirkan investasi, memperkuat dunia usaha, dan membuka lebih banyak peluang bagi kemajuan Sulawesi Tengah," ujarnya.
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan KADIN diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah, memperluas pasar ekspor, menarik investasi baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (*)