Gledson Paixao Pamit dari PSM Makassar: Terima Kasih untuk Semuanya
Ansar June 30, 2026 12:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Gledson Paixao berpisah dengan Persatuan Sepak bola Makassar (PSM).

Pemain asal Brasil itu berpamitan dari PSM Makassar melalui akun Instagram pribadinya, @g.paixao_40, pada Selasa (30/6/2026).

Pria bernama lengkap Gledson Paixao da Silva itu resmi bergabung dengan klub Liga Super PSM Makassar pada 31 Agustus 2025.

Ia berposisi sebagai gelandang bertahan, namun juga mampu bermain sebagai bek tengah. 

Dalam unggahannya, Gledson membagikan 18 foto yang merangkum perjalanannya bersama tim Juku Eja.

Juku Eja adalah julukan melekat di PSM Makassar sampai saat ini. 

Juku Eja berasal dari bahasa Makassar, artinya Ikan Merah.

Julukan ini muncul sejalan dengan penampilan PSM era 1950-1960an yang kompak serta berdeterminasi tinggi dengan gaya pendek merapat.

Unggahan Gledson mulai dari momen mencetak gol, sesi latihan, hingga aksi di lapangan saat membela PSM Makassar sepanjang musim 2025/2026.

Selama memperkuat PSM Makassar, Gledson mencatatkan 22 penampilan di semua kompetisi dengan kontribusi satu gol dan satu assist.

Assist adalah umpan atau tindakan terakhir dari seorang pemain yang langsung menghasilkan gol rekan setimnya.

Namun, perjalanannya bersama klub asal Kota Anging Mammiri ini tak berjalan mulus.

Makassar dijuluki sebagai Kota Anging Mammiri karena kota pesisir ini sangat identik dengan embusan angin sepoi-sepoi.

Istilah ini berasal dari bahasa Makassar yang berarti "angin yang berembus".

Juga menjadi judul lagu daerah populer ciptaan Borra Daeng Ngirate,  seniman dan pencipta lagu legendaris asal Makassar.

Angin tersebut membawa kesejukan khas daerah maritim.

Gelandang berusia 31 tahun ini harus melewatkan 12 pertandingan, sembilan di antaranya akibat cedera yang menghambat penampilannya.

Melalui unggahannya, Gledson mengirimkan pesan emosional meninggalkan PSM Makassar.

"Hari ini saya mengucapkan selamat tinggal kepada PSM Makassar dengan hati yang penuh rasa syukur," demikian ditulis Gledson Paixao.

Ia menyampaikan terima kasih kepada klub atas kesempatan yang diberikan, rekan-rekan setim, staf pelatih, dan semua karyawan yang telah menjadi bagian dari perjalanannya di Makassar.

Terima kasih khusus diberikan kepada para penggemar yang selalu menunjukkan kasih sayang dan dukungan.

Di akhir pesannya, Gledson mengaku akan bakal membawa kenangan indah dan pelajaran berharga di PSM Makassar

Ia turut mendoakan klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ini semakin berprestasi di masa mendatang.

“Saya akan membawa serta kenangan indah dan pelajaran berharga. Saya berharap PSM Makassar sukses besar di masa depan. Terima kasih banyak untuk semuanya! Ewakoo,” tutup pemain nomor punggung 40 ini.

Gledson menjadi pemain kesembilan dilepas PSM Makassar.

Meski begitu, PSM Makassar sendiri belum mengumumkan resmi perpisahan dengan Gledson.

Perginya Gledson membuat tim Laskar Ayam Jantan dari Timur memiliki pekerjaan rumah (PR).

Laskar Ayam Jantan diinspirasi oleh semangat perjuangan dan perlawanan yang ditunjukkan oleh Sultan Hasanuddin, Raja Kesultanan Gowa (1653-1669) menghadapi penjajahan Belanda.

Berkat keberanian dan jiwa patriotnya, Belanda menjuluki Sultan Hasanuddin dengan De Haantjes van Het Osten yang artinya Ayam Jantan dari Timur.

Nama Sultan Hasanuddin juga dipakai oleh sebuah universitas negeri dan bandara internasional di Makassar

Mereka harus mencari gelandang bertahan anyar. 

Mengingat gelandang Ananda Raehan santer dirumorkan juga tak perkuat PSM Makassar lagi musim depan.

Pemain kelahiran Makassar itu diisukan bergabung ke Bhayangkara Lampung FC.

Selain itu, gelandang veteran Rasyid Bakri statusnya masih tanda tanya.

Rasyid belum mendapat keputusan dari Manajemen PSM Makassar apakah bertahan atau dilepas juga.

Ditambah lagi masa peminjaman Rifky Dwi Septiawan dari Persita Tangerang telah berakhir.

Suporter PSM Makassar Muhammad Idris meminta PSM Makassar mendatangkan gelandang bertahan baru untuk memperkuat lapangan tengah sekaligus menggantikan peran Gledson.

“PSM Makassar perlu merekrut gelandang baru pasca Gledson pergi,” katanya.

Ia menyarankan, kalau bisa gelandang bertahan baru didatangkan adalah pemain asing tipikal destroyer atau box to box.

Dalam sepak bola, destroyer adalah gelandang bertahan agresif dengan tugas utama merusak serangan lawan.

Sedangkan box-to-box adalah gelandang serba bisa yang bergerak naik-turun lapangan untuk membantu pertahanan maupun serangan

Pemain tersebut bisa menjadi petarung dan mematikan serangan lawan sebelum ke jantung pertahanan.

“Kalau bisa gelandang asing direkrut, yang bisa merusak serangan lawan dan mampu menghubungkan antar lini di PSM Makassar,” ucapnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.