KPK Segel Ruang Bupati Kuansing hingga Sekda, ASN Pemkab Terkejut Pagi Saat Tiba di Kantor
Sesri June 30, 2026 12:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM,KUANSING - Sejumlah ruangan penting di Kantor Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) disegel penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (30/6/2026).

Penyegelan itu semakin menguatkan dugaan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kuansing sehari sebelumnya.

Pantauan Tribunpekanbaru.com, sekitar pukul 09.00 WIB, garis segel KPK membentang di sejumlah pintu ruangan strategis.

Di setiap segel tampak tulisan tangan penyidik yang mencantumkan tanggal dan waktu penyegelan, yakni Selasa, 30 Juni 2026.

Ruangan yang disegel meliputi ruang kerja Bupati Kuansing, ruang rapat bupati, ruang kerja Wakil Bupati Muhklisin, ruang kerja Sekretaris Daerah Zulkarnain, hingga ruang kerja Asisten I Setda Kuansing, Fahdiansyah.

Suasana di kompleks perkantoran pemerintah itu terasa berbeda dari biasanya.

Langit masih diselimuti awan mendung, sementara halaman kantor tampak basah karena sisa hujan semalam yang belum mengering.

Aktivitas perkantoran pun belum sepenuhnya berjalan. Sebagian aparatur sipil negara (ASN) baru mulai berdatangan.

Beberapa di antaranya terlihat berhenti sejenak di depan ruangan yang telah disegel untuk mengabadikan momen menggunakan telepon genggam.

DISEGEL - Garis segel KPK membentang di ruang kerja Bupati Kuansing Suhardiman Amby terpasang Selasa (30/9/2026)
DISEGEL - Garis segel KPK membentang di ruang kerja Bupati Kuansing Suhardiman Amby terpasang Selasa (30/9/2026) (Tribun Pekanbaru/Guruh Budi Wibowo)

Baca juga: Breaking News: Ruang Bupati Kuansing, Wabup, Sekda Hingga Asisten I Disegel KPK

Di lobi kantor, seorang anggota Satpol PP yang berjaga mengaku tidak mengetahui kapan penyidik KPK melakukan penyegelan.

"Kemarin belum terlihat ada penyegelan. Saya baru datang pagi ini, sejumlah ruangan telah disegel," ujarnya singkat sembari meminta namanya tidak disebutkan.

Meski demikian, hingga Selasa pagi belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai perkara yang sedang ditangani maupun pihak-pihak yang diamankan.

Di tengah berkembangnya kabar tersebut, keberadaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby masih belum diketahui.

Upaya menghubungi kerabat maupun sejumlah orang dekatnya juga belum membuahkan hasil.

Sementara itu, Wakil Bupati Muhklisin yang pada Senin malam sempat terlihat keluar dari rumah dinas Sekda Zulkarnain juga belum terlihat beraktivitas.

Pantauan di rumah dinas Bupati, suasana tampak lengang.

Hanya beberapa pekerja taman yang terlihat membersihkan halaman.

Lampu garasi masih menyala, namun pintu utama rumah tetap tertutup rapat.

Kondisi serupa juga terlihat di rumah dinas Wakil Bupati dan Sekda.

Kedua rumah dinas tersebut tampak sepi tanpa aktivitas yang mencolok, menambah tanda tanya di tengah menguatnya dugaan operasi senyap KPK di Kabupaten Kuantan Singingi.

( Tribunpekanbaru.com/Guruh BW)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.