Masa kepemimpinan Enzo Maresca di Manchester City mendapat pukulan besar bahkan sebelum ia memimpin pertandingan kompetitif pertamanya, dengan gelandang andalan Rodri dijadwalkan menjalani operasi. Gelandang internasional Spanyol itu mengalami cedera misterius dan diperkirakan akan absen pada beberapa pekan awal musim 2026-27.
City kini harus bersiap memulai era Maresca tanpa salah satu pemain paling berpengaruh mereka, karena Rodri dikabarkan akan menjalani operasi setelah berakhirnya Piala Dunia. Menurut laporan dari Daily Mail, peraih Ballon d'Or 2024 tersebut tengah berjuang mengatasi "cedera misterius" yang memerlukan tindakan operasi agar dapat pulih sepenuhnya.
Meskipun pihak klub belum memberikan pernyataan resmi mengenai rincian cedera tersebut, dipahami bahwa operasi akan dilakukan setelah Spanyol menyelesaikan perjuangannya di ajang Piala Dunia yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Jadwal tersebut membuat pemain berusia 30 tahun itu akan absen dalam sebagian besar persiapan pramusim City di bawah pelatih baru mereka.
Bagi Maresca, waktu kejadian ini bisa dibilang sangat tidak ideal. Pelatih asal Italia itu, yang kembali ke Stadion Etihad setelah kesepakatan kompensasi dengan Chelsea, berharap dapat menjalani transisi kepemimpinan dengan lancar. Namun, kehilangan Rodri di awal musim menjadi tantangan besar baginya. "Manchester City adalah klub yang sangat saya kenal, dan kesempatan untuk memimpin tim ini adalah peluang luar biasa bagi saya," ujar Maresca saat resmi ditunjuk. "Ini akan menjadi periode ketiga saya di sini. Saya tahu klub ini, saya tahu tuntutannya, dan saya tahu ekspektasinya."
Meski Maresca cukup mengenal karakter timnya, menggantikan peran taktis yang dimainkan Rodri jelas bukan tugas mudah. Pelatih itu tetap optimistis terhadap fondasi klub, dengan menambahkan: "City adalah klub sepak bola yang luar biasa terorganisir. Semua yang mereka lakukan bersifat inovatif, terencana, dan memiliki tujuan. Bagi seorang manajer, itu situasi yang ideal. Hal tersebut memberi saya kestabilan untuk bekerja dengan efektif. Saya tidak sabar untuk mulai melatih para pemain. Saya ingin kami menang, bermain dengan sepak bola yang indah, dan menikmati tekanan sebagai wakil Manchester City."
Kabar cedera ini datang di saat yang sensitif terkait masa depan Rodri di Manchester. Mantan pemain Atletico Madrid itu memasuki 12 bulan terakhir dalam kontraknya saat ini, dan meskipun sudah ada tawaran perpanjangan, negosiasi belum menemui titik terang. Hal ini memicu spekulasi kuat tentang kemungkinan kembalinya sang gelandang ke Spanyol, dengan Real Madrid disebut-sebut tertarik merekrutnya.
Jika situasi kontraknya tidak segera diselesaikan, Rodri akan bebas menandatangani perjanjian pra-kontrak dengan klub luar negeri mulai 1 Januari. Kepindahan ke Santiago Bernabeu akan mempertemukannya kembali dengan mantan rekan setimnya di City, Bernardo Silva, yang baru-baru ini bergabung dengan tim asuhan Jose Mourinho tersebut. City juga menghadapi ketidakpastian serupa dengan bek Nathan Ake, yang kontraknya juga akan berakhir tahun depan.
Masalah kebugaran jangka panjang Rodri kini menjadi perhatian utama setelah kabar cedera terbaru ini. Selama musim lalu, ia tampil dalam 33 pertandingan di semua kompetisi untuk Manchester City dan mencetak dua gol. Rodri telah mengumpulkan banyak trofi bersama klub, termasuk empat gelar Liga Primer Inggris, satu Liga Champions, dua Piala FA, tiga Piala Liga, serta masing-masing satu trofi Piala Dunia Antarklub FIFA, Piala Super UEFA, dan Community Shield.
Rodri sempat melalui masa sulit untuk kembali ke kebugaran penuh setelah mengalami cedera ligamen anterior (ACL) hampir dua tahun lalu. Meskipun ia berhasil bangkit hingga kembali ke performa terbaik dan meraih Ballon d'Or, rencana operasi mendatang ini menunjukkan bahwa ia masih berjuang menghadapi dampak dari jadwal pertandingan yang sangat padat.