Mengapa Neymar Dicadangkan? Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Setelah Kemenangan Brasil atas Jepang
Aurora Nightingale June 30, 2026 03:58 PM

Brasil berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 setelah menang 2-1 atas Jepang dalam laga dramatis babak 32 besar di Stadion NRG, Houston, pada Senin, 29 Juni. Meski meraih kemenangan, salah satu hal yang menarik perhatian adalah absennya Neymar Jr. dari lapangan. Bintang utama Brasil itu tetap berada di bangku cadangan sepanjang pertandingan, memunculkan pertanyaan mengapa pelatih kepala Carlo Ancelotti memilih untuk tidak menurunkannya.

Menjelaskan keputusannya setelah pertandingan, Ancelotti mengungkap bahwa ia telah merencanakan untuk memainkan Neymar hanya jika pertandingan berlanjut ke waktu tambahan.

"Saya berbicara dengan Ney (Neymar). Jika kami tidak imbang, dia akan masuk di menit ke-60. Karena kami imbang, saya menyimpannya untuk 30 menit tambahan waktu," ujar Ancelotti kepada penyiar resmi.

Karena Brasil menemukan gol penentu kemenangan di masa tambahan waktu babak kedua, pertandingan tidak memerlukan waktu tambahan, sehingga Neymar tetap menjadi pemain cadangan yang tidak digunakan meskipun dalam kondisi cukup bugar untuk bermain. Ancelotti kemudian menegaskan bahwa pemain berpengalaman itu memang termasuk dalam rencana cadangannya, tetapi pada akhirnya tidak diperlukan.

Brasil kini akan mengalihkan fokus ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi pemenang laga antara Norwegia dan Pantai Gading di Stadion MetLife, New Jersey, pada 3 Juli mendatang.

Dalam pertandingan tersebut, Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan dramatis pada menit ke-95 ketika Brasil melakukan kebangkitan luar biasa di babak kedua untuk menaklukkan Jepang 2-1. Jepang sempat mengejutkan juara dunia lima kali itu di babak pertama ketika Kaishu Sano berhasil merebut bola di area pertahanan sendiri, kemudian melakukan sprint solo sejauh 40 yard sebelum melepaskan tembakan keras yang melewati Alisson dan membawa Jepang unggul 1-0.

Ancelotti juga memuji performa Jepang yang membuat Brasil kesulitan sepanjang laga dan menegaskan bahwa timnya masih perlu banyak berbenah meskipun telah melangkah ke babak gugur.

"Jepang membuat kami menderita selama sembilan puluh lima menit. Mereka pantas mendapatkan rasa hormat kami, bukan perayaan yang berlebihan. Brasil memang lolos, tetapi kami tahu kami harus berkembang. Malam ini kami merayakan kelolosan, tetapi besok kami kembali bekerja karena Piala Dunia akan semakin sulit dari sini," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.