Pendaki Asal Lombok Barat Jatuh di Jalur Selatan Rinjani Alami Keseleo
Wahyu Widiyantoro June 30, 2026 04:05 PM

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Seorang pendaki wanita asal Kabupaten Lombok Barat mengalami kecelakaan terjatuh di jalur selatan pendakian Gunung Rinjani, tepatnya di kawasan Puncak Tembesi, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Korban berhasil dievakuasi Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan dalam kondisi selamat pada Selasa (30/6/2026) dini hari.

Korban bernama Rosiana Citra Dewi (22), warga Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat mengalami cedera pada pergelangan kaki setelah diduga terjatuh sekitar beberapa meter di jalur pendakian. 

Operasi penyelamatan yang melibatkan berbagai unsur ini berlangsung sejak Senin (29/6/2026) dan resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan.

Baca juga: Momen Detik-detik Penyelamatan Pendaki Terjatuh di Jalur Selatan Rinjani

Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Pringgasela untuk mendapatkan perawatan medis. 

Kepala Puskesmas Pringgasela, Suhamdi Ahmad, membenarkan bahwa pihaknya menerima korban sekitar pukul 02.00 Wita dini hari. 

"Korban datang dalam keadaan sadar. Dia mengalami keseleo di paha atas sebelah kiri. Tidak ada luka terbuka, hanya luka ringan," jelas Suhamdi.

Penanganan Medis

Petugas medis segera memberikan penanganan berupa infus untuk memulihkan kondisi korban yang diduga mengalami kelelahan ekstrem. 

"Setelah kami rawat dan diinfus sebentar, kondisi korban membaik. Sekitar pukul 03.00 Wita, korban sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah baik," tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merasa kelelahan saat melakukan pendakian bersama teman-temannya di jalur selatan Gunung Rinjani. 

Korban hanya mengalami cedera ringan.

Setelah dinyatakan sehat oleh tim medis, korban langsung dibawa pulang oleh keluarganya yang telah menjemput di puskesmas. 

"Korban langsung dibawa oleh keluarganya ke rumah di Narmada," pungkas Suhamdi.

Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, mengungkapkan bahwa korban berhasil dievakuasi pada pukul 01.10 Wita dini hari. 

"Kami bersyukur korban dapat dievakuasi dengan selamat," ujar Darwis.

Operasi evakuasi ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Tim Rescue Pos SAR Kayangan, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), SAR Unit Lombok Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Emergency Medical Health Committee (EMHC), porter, serta masyarakat setempat.

Jalur selatan yang terkenal menantang membutuhkan kewaspadaan ekstra, terutama bagi pendaki pemula. 

"Kami dan pengelola juga mengimbau agar pendaki selalu menggunakan jasa pemandu lokal yang berpengalaman untuk meminimalisir risiko kecelakaan," tutupnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.