TRIBUNLOMBOK.COM — Operasi penyelamatan pendaki perempuan, Rosiana Citra Dewi (22), warga Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat yang berlangsung sejak Senin (29/6/2026) berhasil.
Rosiana dievakuasi dengan selamat setelah mengalami cedera di jalur pendakian bagian selatan Gunung Rinjani, tepatnya di kawasan Puncak Tembesi, Kecamatan Pringgasela.
Berdasarkan keterangan Koordinator Pos SAR Kayangan, M. Darwis, proses pencarian dan pertolongan terhadap korban telah dimulai sejak Senin (29/6/2026) oleh Tim SAR Gabungan.
Baca juga: Pendaki Asal Lombok Barat yang Cedera di Puncak Tembesi Gunung Rinjani Berhasil Dievakuasi
Selama berjam-jam, tim menyusuri jalur pendakian yang gelap dan menantang demi menemukan keberadaan korban yang dilaporkan terjatuh.
Kerja keras tim membuahkan hasil ketika Rosiana akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat pada pukul 01.10 WITA, Selasa (30/6/2026) dini hari.
"Kami bersyukur korban dapat dievakuasi dengan selamat. Keberhasilan operasi ini adalah hasil kerja keras dan sinergitas seluruh unsur SAR gabungan. Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, maka operasi SAR ini kami nyatakan selesai dan resmi ditutup," ujar Darwis.
Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, korban segera dibawa turun gunung untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Puskesmas Pringgasela, Suhamdi Ahmad, membenarkan bahwa pihaknya menerima korban sekitar pukul 02.00 WITA dini hari atau hanya berselang sekitar 50 menit dari waktu ditemukannya korban di lokasi pendakian.
Kondisi korban saat tiba di puskesmas tergolong cukup baik mengingat insiden yang dialaminya.
Rosiana mengalami kelelahan dan keseleo di paha atas sebelah kiri, namun tanpa luka terbuka.
"Korban kami terima dalam kondisi kelelahan dan mengalami keseleo di paha atas sebelah kiri. Tidak ada luka terbuka, hanya luka ringan," kata Suhamdi.
Tim medis memberikan perawatan berupa infus untuk memulihkan kondisi fisik korban yang kelelahan setelah insiden dan proses evakuasi panjang.
Hanya sekitar satu jam kemudian, kondisi Rosiana sudah cukup stabil untuk diperbolehkan pulang.
"Kami rawat dan infus sebentar. Sekitar pukul 03.00 Wita, korban sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah baik dan langsung dibawa oleh keluarganya," tambah Suhamdi.
Pihak puskesmas mengaku tidak mengetahui secara pasti detail kronologi kejadian, termasuk ketinggian jatuh yang dialami korban, mengingat fokus utama mereka adalah penanganan medis begitu pasien tiba di fasilitas kesehatan.
Pihak-pihak yang terlibat dalam operasi ini meliputi Tim Rescue Pos SAR Kayangan, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), SAR Unit Lombok Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), unsur TNI dan Polri, Emergency Medical Humanitarian Care (EMHC), para porter, hingga masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian dan evakuasi.
Darwis menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen yang telah bahu-membahu memastikan keselamatan korban hingga akhirnya bisa kembali berkumpul bersama keluarga di Narmada, Lombok Barat.
(*)