TRIBUNLOMBOK.COM — Memasuki hari operasional ke-69 penyelenggaraan ibadah haji, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mencatat sekitar 90 persen jemaah haji beserta petugas pendamping telah kembali ke Tanah Air.
Jemaah haji NTB dengan total 15 kloter telah tiba seluruhnya dan kloter terakhir pada Minggu (21/6/2026).
Embarkasi Lombok telah berakhir proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji yang jumlahnya 5.846 orang.
Meski mayoritas jemaah sudah tiba, seluruh petugas haji dipastikan tetap memberikan pelayanan penuh hingga kloter terakhir mendarat.
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff mengungkapkan, hingga hari ke-25 masa pemulangan, proses kepulangan jemaah berjalan sesuai jadwal berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Baca juga: Rincian Kondisi Medis Jemaah Haji NTB yang Masih Dalam Perawatan
"eluruh petugas tetap siaga mengawal proses kepulangan hingga jemaah terakhir tiba dengan aman dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya," ujar Maria di Jakarta.
Berdasarkan data operasional, sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah, membawa 103.687 jemaah dan 1.066 petugas, sehingga total kepulangan Gelombang I mencapai 104.753 orang.
Sementara melalui Bandara Madinah, tercatat 212 kloter telah diberangkatkan dengan 81.315 jemaah dan 848 petugas, menjadikan total kepulangan Gelombang II sebanyak 82.163 orang.
Secara keseluruhan, hingga saat ini sudah 472 kloter yang tiba di Indonesia, membawa 182.435 jemaah dan 1.887 petugas, atau total 184.322 orang yang telah kembali ke Tanah Air.
Kemenhaj memastikan setiap tahapan kepulangan berjalan optimal, mulai dari proses keberangkatan dari Arab Saudi, kedatangan di debarkasi, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah agar jemaah dapat melanjutkan perjalanan ke daerah asal dengan aman dan nyaman.
Perhatian khusus turut diberikan kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah berisiko tinggi yang membutuhkan pendampingan ekstra.
(*)