Samurai Biru Tumbang Ditangan Brasil, Dandim Bener Meriah: Saya Tetap Jagokan Jepang
Mawaddatul Husna June 30, 2026 05:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Komandan Kodim (Dandim) 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi, tetap konsisten memberikan dukungannya kepada Timnas Jepang (Samurai Biru) meski tim favoritnya itu harus tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah ditekuk Brasil pada babak 16 besar.

​Hal itu disampaikan Dandim di sela-sela kegiatan nonton bareng (nobar) bersama warga dan insan pers di Abrisam Coffee, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Rabu (30/6/2026) dini hari.

​"Meski kalah, saya tetap menjagokan Jepang.

Mereka merupakan salah satu perwakilan Asia yang berhasil lolos hingga babak 16 besar Piala Dunia dan selalu menunjukkan permainan yang disiplin serta pantang menyerah," ujar Letkol Inf Ahmad Fauzi usai laga.

​Menurut Ahmad Fauzi, semangat juang dan kerja keras yang ditunjukkan para pemain Jepang sangat patut diapresiasi dan bisa menjadi inspirasi positif, khususnya bagi generasi muda di Bener Meriah.

​Selain sebagai sarana hiburan, Dandim menegaskan bahwa kegiatan nobar ini sengaja digelar untuk mempererat kebersamaan dan silaturahmi antara aparat TNI dengan masyarakat dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan.

​Apresiasi dari PWI Bener Meriah

​Kegiatan nobar ini turut dihadiri oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bener Meriah, Mashuri, beserta sejumlah pecinta sepak bola lokal.

Suasana nobar berlangsung hangat, tertib, dan penuh keakraban.

​Sementara itu, Mashuri menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Kodim 0119/BM dalam menyelenggarakan kegiatan ini. 

Menurutnya, sepak bola terbukti menjadi media yang efektif untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat.

"Nobar seperti ini bukan hanya tentang menyaksikan pertandingan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antara masyarakat, aparat, dan insan pers.

Perbedaan dukungan tidak mengurangi rasa persaudaraan kita di daerah," kata Mashuri.

​Meski langkah Jepang harus terhenti di turnamen akbar tersebut, atmosfer sportivitas dan kebersamaan tetap bergema kuat di Abrisam Coffee. 

Bagi Dandim 0119/BM dan warga yang hadir, kekalahan Jepang bukanlah akhir, melainkan bagian dari perjuangan olahraga yang patut dihargai. (*)

Baca juga: Polisi Manfaatkan Nobar Piala Dunia Bersama Warga untuk Perkuat Kamtibmas di Aceh Tengah

Baca juga: Sekda Bener Meriah Jagokan Prancis dan Si Kuda Hitam Maroko di Piala Dunia 2026

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.