Bupati Annisa Temui Dirjen di Kemendikdasmen, Minta Revitalisasi 53 Sekolah di Dharmasraya
afrizal June 30, 2026 06:46 PM

TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA- Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bergerak cepat demi mendongkrak kualitas infrastruktur pendidikan di daerahnya.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mendatangi langsung Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta untuk memperjuangkan nasib puluhan sekolah yang membutuhkan perbaikan.

Langkah taktis ini dilakukan melalui audiensi resmi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Annisa membawa misi besar, yaitu mengusulkan revitalisasi puluhan gedung sekolah sekaligus pembangunan infrastruktur baru yang modern.

Usul Perbaikan 53 Sekolah

Tidak tanggung-tanggung, kepala daerah perempuan ini menyodorkan usulan perbaikan untuk 53 sekolah yang tersebar di wilayah Kabupaten Dharmasraya.

Fokus usulan perbaikan tersebut mencakup fasilitas pendidikan yang merata, mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Saat memaparkan program tersebut, Bupati Annisa didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, serta Sekretaris Dinas Pendidikan, Filmawati.

Rombongan dari Sumatra Barat ini diterima langsung oleh Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, pada Kamis (25/6/2026).

Selain meminta bantuan renovasi, Bupati Annisa menegaskan kesiapan daerahnya untuk menyukseskan program strategis pusat, yakni pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Guna memuluskan rencana tersebut, Pemkab Dharmasraya bahkan sudah berkomitmen penuh untuk menyediakan lahan di lokasi yang sangat strategis.

Respon Dikdasmen

Bak gayung bersambut, Dirjen PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, memberikan respons yang sangat positif terhadap keseriusan jajaran Pemkab Dharmasraya.

Gogot menjelaskan bahwa konsep Sekolah Nasional Terintegrasi kini memang sedang diarahkan pada pembangunan gedung sekolah baru secara mandiri.

Oleh karena itu, pihak kementerian meminta agar Pemkab Dharmasraya segera melengkapi seluruh dokumen persyaratan administrasi yang diperlukan dalam waktu dekat.

Kabar baiknya, pemerintah pusat juga tengah menggodok Anggaran Belanja Tambahan (ABT) APBN untuk menyokong program pendidikan prioritas dari Presiden.

Berdasarkan hasil penilaian awal dari tim teknis kementerian, mayoritas dari 53 sekolah yang diusulkan Dharmasraya dinyatakan sangat layak menerima dana bantuan.

Bahkan, dari total puluhan sekolah tersebut, saat ini sudah ada 6 sekolah yang resmi menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) sebagai langkah awal realisasi.

Mendapat lampu hijau dari pusat, Bupati Annisa dikabarkan langsung tancap gas melakukan konsolidasi internal setibanya di daerah.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, mengonfirmasi bahwa bupati menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat mengingat tenggat waktu yang sempit.

Pemerintah daerah menargetkan penyusunan Detail Engineering Design (DED) atau rancangan detail gambar kerja untuk Sekolah Nasional Terintegrasi sudah bisa dimulai pada awal Juli 2026.

Bobby menambahkan, respon cepat ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Dharmasraya dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak, aman, dan merata bagi anak-anak di daerah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.