Bagi seseorang yang telah tinggal di New York City selama dua dekade, musim gugur di kota ini adalah waktu yang luar biasa. Taman Central berubah warna menjadi emas dan oker, angin sejuk berhembus di antara gedung-gedung beton, dan suhu yang menurun membuat aroma khas kota hampir tak terasa. Keindahan musim gugur di sini hanya tertandingi oleh singkatnya musim tersebut, menjadikannya semakin istimewa; sekitar lima hingga enam minggu penuh udara segar dan jaket terbuka di antara panas lembab musim panas dan kelabu tak berampun dari November hingga Maret.
Mungkin inilah alasan mengapa Jaguar memilih untuk memperkenalkan mobil listrik gran turismo yang akan mendefinisikan ulang mereknya, Jaguar Type 01, di Kota New York pada bulan Oktober mendatang.
Kabar tersebut datang langsung dari Kepala Operasional Jaguar Land Rover (JLR), Leonard Hoornik, yang menyampaikan pengumuman itu dalam presentasi Hari Investor JLR 2026 pada tanggal 17 Juni. “Kami akan meluncurkannya pada bulan Oktober, di New York, dengan cara yang sangat, sangat istimewa,” ujarnya, “dan setelah itu, semuanya akan berjalan penuh.” Dalam presentasi tersebut, JLR juga menampilkan kutipan dari uji coba prototipe Type 01 yang dilakukan oleh jurnalis otomotif Mike Austin, yang ditampilkan pada salah satu slide presentasi.
Selain itu, JLR juga memanfaatkan acara tersebut untuk menjelaskan rencana pengembangan lini kendaraan Land Rover di bawah sub-merek Range Rover, Defender, dan Discovery. Perusahaan mengumumkan bahwa model pertama yang akan menggunakan platform EMA baru yang berfokus pada kendaraan listrik akan berupa Range Rover terbaru yang tersedia dalam varian listrik penuh (EV) dan hibrida. Informasi lebih lanjut mengenai model ini akan diungkapkan pada akhir tahun 2026. SUV kedua yang akan menggunakan platform EMA adalah model Defender, yang juga akan menawarkan pilihan sistem penggerak yang sama.
JLR juga mengonfirmasi bahwa nama Defender akan menjadi pusat kolaborasi perusahaan dengan Stellantis yang berfokus pada pasar Amerika Serikat. Menurut JLR, kerja sama ini bertujuan untuk “mengeksplorasi peluang baru yang ditujukan bagi pelanggan Amerika Utara.” Dengan kata lain, bukan hal yang mustahil jika nantinya kita akan melihat model seperti “Defender 150” yang memiliki banyak kesamaan dengan Jeep Grand Wagoneer ataupun Ram Ramcharger terbaru.