Wagub DIY Sambut Kloter Terakhir Jemaah Haji dari Madinah, Operasional Debarkasi YIA Resmi Ditutup
Muhammad Fatoni June 30, 2026 08:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Operasional perdana Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) Kulon Progo sebagai titik embarkasi dan debarkasi ibadah haji musim 1447 H/2026 M resmi berakhir.

Wakil Gubernur (Wagub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), KGPAA Paku Alam X, secara langsung menyambut pendaratan pesawat Garuda Indonesia penerbangan GIA 6826 yang membawa Kelompok Terbang (Kloter) YIA 26 di Ruang Tunggu Kedatangan YIA, Kabupaten Kulon Progo, Selasa (30/6/2026).

Penerbangan ini menjadi penanda tuntasnya fase kepulangan jemaah haji yang mengusung semboyan "Menuju Tanah Suci Dari Tanah Jogja Istimewa." 

Pesawat yang membawa Kloter 26 tersebut diketahui lepas landas dari Madinah pada Senin (29/6/2026) pukul 20.25 Waktu Arab Saudi (WAS), dan mendarat mulus di Bandara YIA pada Selasa (30/6/2026) pukul 13.20 WIB, yang merupakan hari ke-29 dalam jadwal kepulangan debarkasi YIA.

Berdasarkan data resmi, penerbangan penutup ini membawa total 320 orang.

Angka tersebut terdiri dari 137 jemaah asal Kota Yogyakarta, 98 jemaah asal Kabupaten Sleman, 48 jemaah asal Kabupaten Purworejo (Jawa Tengah), 27 jemaah asal Kabupaten Kulon Progo, 4 jemaah asal Kabupaten Gunungkidul, serta didampingi oleh 6 orang petugas.

Dengan tibanya 320 penumpang di Kloter 26 ini, melengkapi total kedatangan jemaah haji di Tanah Air melalui debarkasi YIA yang sebelumnya telah mencapai 8.945 jemaah dari total 25 kloter.

Sambut Jemaah

Mewakili Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X atau yang akrab disapa Sri Paduka, menekankan bahwa kepulangan ini bukanlah akhir, melainkan titik tolak bagi para jemaah untuk membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.

"Nilai ibadah yang telah ditempa melalui kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, dan pengorbanan, hendaknya terus hidup dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, perjalanan haji tidak berakhir ketika pesawat mendarat di Yogyakarta, tetapi justru menjadi awal perjalanan untuk menghadirkan kemaslahatan di tengah keluarga, lingkungan, dan masyarakat," ungkap Sri Paduka saat membacakan sambutan Gubernur DIY.

Baca juga: KGPAA Paku Alam X Usulkan Seluruh Jemaah Haji Asal DIY Gunakan Paspor Elektronik, Ini Alasannya

Menyambut momen emosional kembalinya para jemaah ke Tanah Air, atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, Sri Paduka turut memanjatkan syukur atas rahmat dan perlindungan yang diberikan selama prosesi ibadah di Tanah Suci.

"Alhamdulillah, setelah menunaikan rukun Islam yang kelima di Tanah Suci, Bapak dan Ibu kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Selamat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan umur, dan kekuatan untuk menjaga kemabruran haji sepanjang hayat," tutup Sri Paduka.

Tonggak Sejarah

Kesuksesan pendaratan kloter terakhir ini juga menjadi tonggak sejarah bagi dunia penerbangan dan penyelenggaraan haji di DIY. 

Plt. Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh DIY, Silvia Rosetti, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menggarisbawahi bahwa penetapan Bandara YIA sebagai embarkasi dan debarkasi membutuhkan proses yang tidak singkat.

Bersama Pemda DIY dan Kanwil Kementerian Agama DIY, pihaknya telah mengawal ketat pembentukan embarkasi dan debarkasi YIA dari awal hingga akhir sejak tahun 2019 silam.

“Terima kasih kepada seluruh seluruh jajaran Pemda DIY dan pemerintah kabupaten/kota se-DIY atas dukungannya bagi beroperasi perdananya embarkasi ini. Dan kepada para Jemaah, kami mohon maaf jika dalam pelayanan kami masih ada kesalahan ataupun kekurangan,” ungkap Silvia.

Silvia memastikan, dengan mendaratnya kloter 26 ini, seluruh fase kepulangan jemaah haji yang berangkat dari embarkasi YIA telah tuntas sepenuhnya.

Ke depannya, ia berharap status YIA sebagai embarkasi dan debarkasi dapat terus mendulang kesuksesan, menjaga muruah serta kepercayaan masyarakat, sekaligus mampu memberikan kepuasan maksimal bagi jemaah dalam penyelenggaraan haji di tahun-tahun mendatang. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.