Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) menyatakan sebanyak 2.518 peserta Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN Barat) Tahun 2026 tidak lolos dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru.
Baca juga: 432 Peserta Diterima Jalur SMMPTN Unila Wilayah Barat 2025
Humas SMMPTN Unila, M. Komarudin, Selasa (30/6/2026), menjelaskan jumlah pendaftar jalur SMMPTN Barat tahun ini mencapai 2.942 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 424 peserta dinyatakan lulus seleksi, sedangkan 2.518 lainnya gugur.
Menurut Komarudin, minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Lampung melalui jalur SMMPTN Barat mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah peminat tercatat sebanyak 2.471 orang.
"Antusiasme masyarakat untuk menempuh pendidikan di Unila melalui jalur SMMPTN Barat menunjukkan peningkatan yang signifikan," ujarnya.
Ia menjelaskan, Unila sebenarnya menyediakan alokasi daya tampung sebanyak 468 kursi pada jalur SMMPTN Barat. Namun, hanya 424 kursi yang berhasil terisi karena masih terdapat sejumlah program studi yang belum memenuhi kuota.
Program studi yang belum terisi penuh antara lain Akuntansi PSDKU Way Kanan, Perbankan dan Keuangan PSDKU Lampung Tengah, Bahasa Prancis, Pendidikan Tari, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, Fisika, serta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Menurut Komarudin, mekanisme pengisian kuota yang belum terpenuhi akan dikoordinasikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku.
Persaingan pada seleksi tahun ini juga tercatat semakin ketat, terutama pada sejumlah program studi favorit. Pada kelompok Sains dan Teknologi (Saintek), Program Studi Kedokteran menjadi program paling kompetitif dengan 557 peminat dan tingkat keketatan mencapai 1:28. Selanjutnya Program Studi Gizi memiliki rasio keketatan 1:25, sedangkan Farmasi 1:20.
Sementara pada kelompok Sosial dan Humaniora (Soshum), Program Studi Manajemen menjadi yang paling diminati dengan 306 peminat dan tingkat keketatan 1:14. Adapun Program Studi Bisnis Digital mencatat rasio keketatan sebesar 1:16.
Untuk jenjang Diploma III, Program Studi Manajemen Informatika dan Teknik Mesin menjadi program dengan persaingan tertinggi, masing-masing memiliki rasio keketatan sebesar 1:8.
Bagi calon mahasiswa yang belum berhasil lolos melalui jalur SMMPTN Barat, Unila masih membuka kesempatan melalui Seleksi Mandiri Universitas Lampung (SIMANILA) Tahun 2026.
Komarudin mengatakan pendaftaran SIMANILA masih dibuka hingga 3 Juli 2026 untuk berbagai program studi yang tersedia. Jalur tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi calon mahasiswa untuk mengikuti penerimaan mahasiswa baru Universitas Lampung Tahun Akademik 2026/2027.
( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )