Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Di tengah derasnya spekulasi dan persepsi publik di balik kematian Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan Madura, Ruly Yunis Setiawati (50), warga Perumahan Lavender, Kelurahan Mlajah, Bangkalan, dalam mobil dinasnya di parkiran Bandara Juanda Surabaya, berembus profil terduga pelaku yang dilontarkan kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, Selasa (30/6/2026).
Ruly meninggalkan rumah dengan mengendarai mobil dinasnya, Toyota Innova M 1090 GP menuju Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Kamis (18/6/2026) pukul 10.00 WIB.
Risang mengatakan, terduga pelaku yang terekam kamera parkiran Bandara Juanda berinisial E.
"Inisial terduga pelakul E, berasal dari luar pulau tapi berdomisili di Kabupaten Malang. Usianya sekitar 54 tahun dan pekerjaannya tercatat sebagai wiraswasta," ungkap Risang kepada TribunMadura.com, Selasa (30/6/2026).
Sebelum jasad dan mobilnya ditemukan di area parkir Bandara Juanda pada Rabu (24/6/2026) pukul 11.30 WIB, korban pada Jumat (19/6/2026) malam sempat menghubungi anak dan adiknya melalui layanan video call (VC), bahwa ia akan pulang pada Sabtu (20/6/2026).
Dalam kesempatan VC itu, Ruly juga sempat berbagi lokasi di sebuah toko buah di Pujon, Kabupaten Malang.
Sebelum akhirnya hilang kontak pada Sabtu (20/6/2026) siang, korban sempat menghubungi suaminya di pagi hari, sebagaimana dipaparkan Risang.
Baca juga: Perkara Tewasnya Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Masih Buram, Bupati Lukman: Penting Lekas Terungkap
Jasad Ruly ditemukan dalam mobil dinasnya, Toyota Innova M 1090 GP di area parkir Bandara Juanda Surabaya pada Rabu (24/6/2026) pukul 11.30 WIB.
Mobil dinas berwarna hitam itu terekam CCTV memasuki loket parkir Bandara Juada pada Sabtu (20/6/2026) pukul 16.00 WIB.
Sementara itu, Risang juga mengatakan, ada kecocokan sandal yang berada dalam foto yang beredar di media sosial, dengan sandal yang berada di sekitar TKP penemuan jasad Ruly.
"Sandal berwarna merah maroon yang bertuliskan nama sebuah hotel di Malang, ditemukan dalam mobil dinas. Sandal hotel itu ada ditemukan di TKP pembuangan jasad (area parkir Juanda)," tegas Risang.
Baca juga: Kursi Kerja Ruly Kini Kosong, Bantal Merah Tertinggal di Ruang Sekretariat Dinas PRKP Bangkalan
Di tengah suasana duka atas meninggalnya Ruly, muncul sebuah video berdurasi 33 detik pada Minggu (28/6/2026) sore.
Video itu menampilkan kolase foto-foto kebersamaan almarhumah dan sosok terduga pria misterius.
Sementara pada pojok bawah sisi kiri bertuliskan A9 2020 dan 06/19 dengan keterangan waktu 14:09.
Risang membenarkan perempuan dalam video berdurasi 33 detik yang beredar luas itu adalah Ruly.
Adapun keterangan bertuliskan A9 merupakan jenis ponsel Oppo milik korban Ruly.
Baca juga: Pesan Terakhir Ruly ke Anak Semata Wayangnya di Bangkalan sebelum Ditemukan Tewas dalam Mobil Dinas
"Keterangan 19 itu adalah tanggal Hari Jumat di Alun-alun Kota Batu. Sandal hotel berwarna merah maroon itu cocok dengan yang dipakai terduga pelaku dan beredar foto-fotonya. Sandal hotel warna merah maroon itu ada dalam mobil saat ditemukan di Juanda," beber Risang.
Disinggung terkait belum ada kejelasan berkaitan perkembangan ungkap perkara kematian Ruly hingga H+6, Risang memastikan pihak kepolisian juga telah memiliki profil bahkan lebih lengkap terkait terduga pelaku.
"Info terakhir belum tertangkap, tim dari Polresta Sidoarjo masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap terduga pelaku," pungkas Risang.
Penemuan jasad Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan Madura, Ruly Yunis Setiawati (50) dalam mobil dinasnya di area parkir Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (24/6/2026), tidak hanya menjadi sorotan publik, namun juga menjadi duka mendalam bagi Pemkab Bangkalan.
Hingga hari kelima, Senin (29/6/2026), belum ada keterangan dari Polresta Sidoarjo atas perkembangan penanganan perkara tewasnya Ruly.
Baca juga: Ramai Ungkapan Duka Ibu Ruly, Sekretaris Dinas PRKP Pemkab Bangkalan yang Tewas dalam Mobil Dinas
Kondisi ini memantik beragam persepsi publik setelah beredar beberapa foto kebersamaan almarhumah dengan terduga pria misterius.
"Ini yang paling penting, agar masalah lekas selesai, terkait pelakunya lekas terungkap. Sehingga tidak ada pertanyaan-pertanyaan, persepsi, dan sebagainya, karena sudah ada penanganan dari pihak kepolisian," tegas Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, usai takziah ke rumah duka, Gang Flamboyan 18 Perumda, Jalan Soekarno-Hatta, Bangkalan, Senin petang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lukman didampingi Wakil Bupati Bangkalan, Moch Fauzan Jafar, Sekretaris Daerah Bangkalan, Ismet Efendi, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Ahmat Hafid, Kepala Dinas PRKP, Roniyun Hamid, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eko Setiawan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangkalan, berbelasungkawa dan semoga (perkara) ini cepat selesai. Untuk keluarga, semoga diberikan ketabahan, kesabaran, dan semoga almarhumah diterima di Sisi Allah SWT," tutur Lukman.