Syamsuri Firdaus Qori Internasional Buka Kegiatan MTQ Kaltara di Malinau: Toleransinya Luar Biasa
Junisah June 30, 2026 08:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang diselenggarakan di Kabupaten Malinau resmi dibuka dengan lantunan pembacaan ayat suci Alquran oleh seorang Qari Internasional bernama Syamsuri Firdaus, Senin (29/6/2026) malam.

Pria ini tercatat telah meraih gelar juara pertama MTQ tingkat internasional sebanyak 6 kali. Pencapaian terbarunya diraih pada ajang MTQ Internasional Abu Dhabi tahun 2026 dengan memperoleh gelar juara dunia yang keenam kalinya.

Sebelumnya, ia sukses meraih juara pertama dalam perlombaan di Darussalam pada ajang MTQ Internasional di Tanzania tahun 2023. Prestasi internasional lainnya diukir sebagai juara pertama kategori tilawah dewasa putra pada ajang MTQ internasional ke-7 di Istanbul, Turki tahun 2019.

Kehadirannya di Bumi Intimung merupakan pengalaman pertama kalinya menginjakkan kaki di wilayah Provinsi Kalimantan Utara. "Alhamdulillah, MTQ di sini memang sangat-sangat meriah," ujar Syamsuri Firdaus.

Baca juga: 52 Kafilah Tana Tidung Siap Berlaga di MTQ ke-10 Kaltara, Kemenag Optimis Peserta Tampil Maksimal

Syamsuri Firdaus sedikit bercerita tantangan perjalanannya, untuk mencapai lokasi pergelaran acara, dia menempuh perjalanan udara perintis menggunakan pesawat dari Tarakan menuju Malinau.

Perjalanan dilakukan dengan transit terlebih dahulu di Tarakan sebelum langsung melanjutkan penerbangan dengan maskapai Susi Air.

Kondisi cuaca daerah dinilai cukup panas oleh sang qari, namun hal tersebut terbayarkan dengan antusiasme dan pelayanan baik dari panitia.

"Ya, alhamdulillah di sini sambutannya sangat baik. Dan karena saya juga pertama kali datang ke sini, ya pengalaman pertama jadi merasakan eh luar biasa antusias dan juga di sini agak sedikit panas," katanya.

Suasana kerukunan antarumat beragama di daerah perbatasan ini menjadi poin utama yang paling berkesan selama berada di lokasi.

Baca juga: Jelang MTQ Kaltara 2026, Pemkot Tarakan Matangkan Persiapan 51 Kafilah Melalui Training Center

Meskipun Malinau didominasi oleh masyarakat non-muslim, pergelaran hari besar keagamaan umat Islam dapat terselenggara dengan sangat aman dan toleran.

"Baru ke sini di sini. Kaltara pertama kali ke Malinau ya? Pertama kali, tadi transit di Tarakan langsung naik Susi Air ke sini dan ya, saya melihat luar biasa kerukunannya, toleransinya luar biasa," sebutnya.

Melalui momentum syiar keagamaan ini, dia berharap muncul motivasi besar bagi generasi muda di daerah untuk memperluas ilmu keagamaan.

Para qari lokal diharapkan bisa bersaing di kancah nasional maupun internasional serta mampu menghidupkan lingkungan yang Qurani.

"Karena kita sebagai qori apalagi kita sebagai warga di sini muslim di sini bukan hanya membaca Al-Qur'an saja tapi mampu mengamalkan isi kandungan Alquran. Itu yang paling penting," ucapnya.

Sementara itu acara pembukaan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Utara  berlangsung meriah dengan disambut  antusiasme besar dari masyarakat di Bumi Intimung.

Malam pembukaan festival pemuliaan kitab suci tersebut menjadi magnet utama bagi warga setempat dengan kehadiran pelantun ayat suci tingkat dunia.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.