Jelang Kongres BM PAN, Riyan Hidayat: Semangat Satu Komando Harus Diwujudkan Melalui Kerja Nyata
Muhammad Zulfikar June 30, 2026 07:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kader Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Calon Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) periode 2026–2031, Riyan Hidayat mengajak seluruh kader BM PAN di Jawa Barat memperkuat konsolidasi organisasi dan bergerak dalam satu komando untuk mengawal agenda kerakyatan Partai Amanat Nasional (PAN).

Ajakan tersebut disampaikan Riyan dalam agenda silaturahmi dan diskusi bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BM PAN se-Jawa Barat menjelang pelaksanaan Kongres VII BM PAN.

Baca juga: Petinggi Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno Diperiksa KPK 5 Jam, Bungkam Saat Ditanya Perkara

Menurut Riyan, organisasi kepemudaan harus tampil sebagai kekuatan yang hadir di tengah masyarakat dan mampu menjawab berbagai persoalan rakyat.

"BM PAN harus menjadi kekuatan yang hadir bersama rakyat. Kita bicara bagaimana organisasi mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan masyarakat. Di situlah kader muda harus mengambil peran," kata Riyan kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).

Baca juga: Dilantik Zulkifli Hasan, Uya Kuya Gantikan Eko Patrio Pimpin DPW PAN DKI Jakarta

Riyan menegaskan semangat "Satu Komando" yang selama ini menjadi identitas perjuangan PAN tidak boleh berhenti sebagai slogan politik semata.

Menurutnya, semangat tersebut harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata yang terukur dan dilakukan secara serentak oleh seluruh kader di berbagai tingkatan organisasi.

"'Satu komando berarti memiliki arah perjuangan yang sama, bergerak bersama, bekerja bersama, dan menghadirkan manfaat yang sama bagi rakyat. Konsolidasi harus diwujudkan dalam kerja nyata, bukan hanya narasi," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Riyan juga menyoroti kepemimpinan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, yang dinilainya konsisten turun langsung menyerap aspirasi masyarakat.

Menurutnya, kedekatan dengan rakyat menjadi salah satu modal penting yang harus diwarisi kader-kader muda.

"Pemimpin bukan hanya hadir di ruang rapat, tetapi juga hadir di sawah, di pasar, di desa, di kampung, dan di tengah masyarakat yang membutuhkan. Kedekatan dengan rakyat adalah kekuatan utama yang harus terus dijaga," katanya.

Selain membahas agenda konsolidasi organisasi, pertemuan tersebut juga menjadi forum bagi pengurus DPD BM PAN se-Jawa Barat untuk menyampaikan berbagai masukan terkait kaderisasi kepemimpinan, penguatan organisasi, hingga strategi memperluas peran pemuda dalam menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan politik di daerah.

Riyan menilai masukan dari daerah menjadi modal penting untuk memperkuat BM PAN menjelang kongres.

Ia memastikan organisasi yang dipimpinnya nanti akan dibangun sebagai wadah anak muda yang disiplin, memiliki arah perjuangan yang jelas, serta berpihak kepada kepentingan masyarakat.

"BM PAN harus menjadi rumah besar bagi anak-anak muda yang ingin berkarya, berjuang, dan mengabdi. Kita akan membangun organisasi yang bergerak dengan disiplin, memiliki visi yang jelas, dan selalu berpihak kepada kepentingan rakyat," tegasnya.

Menurut Riyan, ukuran keberhasilan organisasi tidak hanya dilihat dari soliditas internal, tetapi juga dari dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Karena pada akhirnya, ukuran keberhasilan organisasi bukan hanya kuat di internal, tetapi juga seberapa besar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya.

Baca juga: Profil Gapembi, Organisasi Pengusaha yang Tolak MBG Disetop saat Libur Sekolah

Tentang Riyan Hidayat

Riyan Hidayat adalah anggota DPRD Provinsi Banten yang kini ikut meramaikan bursa calon Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN).

Dilansir dari berbagai macam sunber, Riyan lahir dan tumbuh di lingkungan sederhana di kawasan perbatasan Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan. 

Pendidikan sekolah dasarnya dimulai di wilayah pinggiran Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, Riyan melanjutkan studi di Pondok Pesantren Darussalam Lampung. Di lembaga pendidikan tersebut, ia menempuh pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), sekaligus program Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI).

Pada 2013, Riyan melanjutkan pendidikan tinggi di Jurusan Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Dalam perjalanan organisasinya, Riyan aktif berkiprah di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Riyan pernah terpilih sebagai Presiden Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Setelah itu, ia juga mengemban tugas sebagai Ketua DPP KNPI dan Wakil Ketua Kadin Kabupaten Tangerang.

Selain itu, Riyan pernah menjabat Sekretaris Jenderal Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK), organisasi yang dipimpin tokoh aktivis nasional Bursah Zarnubi.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.