TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus pelemparan batu yang menimpa mobil Adinda Cresheilla di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, hingga kini masih dalam penyelidikan kepolisian.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 16.11 WIB itu membuat kaca depan mobil korban pecah setelah dihantam sebuah batu yang mengarah ke sisi pengemudi.
Akibat insiden tersebut, Adinda mengalami luka ringan di bagian pelipis karena serpihan kaca. Hingga kini ia mengaku masih merasakan trauma dan belum berani kembali mengemudikan mobilnya.
Perempuan yang dikenal sebagai model, aktris, sekaligus Puteri Indonesia Pariwisata 2022 itu berharap penyelidikan segera menemukan titik terang.
"Jujur, aku cuma pengen tahu siapa pelakunya karena aku takut. Apakah aku diincar, atau cuma orang iseng? Aku pengen tahu alasannya kenapa," ucapnya.
"Aku enggak berniat bikin orang masuk penjara, tapi minimal tahu kenapanya. Apalagi ini di daerah Metro Pondok Indah, jalan besar, dan kejadiannya siang bolong. Berani banget," lanjutnya.
"Alhamdulillah-nya aku merem, jadi serpihan kacanya enggak kena mata, tapi banyak banget di pelipis," ujarnya.
Setelah menyadari ada batu yang menancap di kaca mobil, Adinda menyalakan lampu hazard dan berusaha menepi.
Dalam kondisi panik, ia menghubungi sepupunya sambil mengarahkan kendaraan menuju pos polisi terdekat.
Namun, saat tiba di lokasi, tidak ada petugas yang berjaga.
"Karena batunya masih nancap posisinya. Aku berharap setidaknya ada barang bukti atau sidik jari yang bisa dilacak. Ternyata bapak tukang sapu itu bilang pos polisinya lagi kosong, enggak ada polisi yang bertugas saat itu. Jadi aku harus ke polsek terdekat di Kebayoran Lama," jelas dia.
Adinda Cresheilla dikenal sebagai model, aktris, dan pemegang gelar Puteri Indonesia Pariwisata 2022.
Ia pernah mewakili Indonesia pada ajang Miss Supranational 2022 di Polandia dan berhasil meraih posisi runner-up ketiga serta penghargaan Supra Chat Winner.
Selain berkarier di dunia hiburan dan ajang kecantikan, Adinda juga memiliki latar belakang pendidikan Ilmu Komunikasi melalui program gelar ganda Universitas Indonesia dan Deakin University, Australia. (TribunNewsmaker/TribunJakarta)