Calon Manajer Kopdes Dilarikan ke IGD, Pusing Berputar, Lanjut Ikut Latsarmil Lagi Sepulang dari RS
ninda iswara July 01, 2026 08:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Desti mengalami keluhan pusing berputar ketika mengikuti rangkaian kegiatan Latihan Bela Negara dan Manajerial, sehingga tim medis memutuskan untuk segera melakukan penanganan.

Setelah mendapatkan perawatan, kondisinya kini berangsur membaik meski masih berada dalam masa observasi di rumah sakit.

Perempuan berusia 26 tahun tersebut mengaku kesehatannya terus menunjukkan perkembangan positif dari hari ke hari.

Ia pun tetap bersemangat meski sempat mengalami gangguan kesehatan saat menjalani pelatihan.

Desti mengatakan dirinya tidak ingin berlama-lama meninggalkan rangkaian pendidikan yang sedang dijalani.

Karena itu, ia memilih fokus memulihkan kondisi tubuh agar bisa kembali bergabung bersama peserta lainnya.

Baca juga: 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Julius Ibrani Desak Hentikan Latsarmil, Alasan Istana Lanjutkan

Saat ini, keputusan untuk kembali mengikuti pelatihan masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari tim dokter.

Jika dinyatakan telah pulih sepenuhnya, Desti siap melanjutkan seluruh agenda yang telah dijadwalkan.

Semangatnya untuk menyelesaikan program pelatihan tersebut pun tidak berubah meski sempat harus menjalani perawatan medis.

Menurut pengakuannya, kondisi kesehatannya kini jauh lebih baik dibandingkan saat pertama kali dilarikan ke IGD.

Proses observasi masih terus dilakukan guna memastikan pemulihannya berjalan optimal.

Dengan perkembangan yang positif, peluang Desti untuk kembali mengikuti latihan semakin terbuka.

Ia mengaku siap kembali mengikuti latihan setelah dinyatakan layak oleh dokter.

Kepala Berdenyut, Dibawa ke IGD

Desti menceritakan, keluhan muncul saat ia terbangun sekitar pukul 03.00 WIB pada Senin (29/6/2026).

Saat itu kepalanya terasa berdenyut, padahal malam sebelumnya ia mengaku tidak merasakan keluhan apa pun.

Ia tetap mengikuti senam pagi sekitar pukul 03.30 WIB sesuai jadwal. Desti sempat mengira kondisinya akan membaik setelah mengonsumsi paracetamol.

Namun, kondisinya justru memburuk menjelang salat Subuh.

"Ternyata sebelum salat subuh, saya udah berputar pandangannya. Jadi saya berbaring. Saya panggil teman akhirnya saya dievakuasi ke IGD," ujarnya saat ditemui awak Tribunnews.com.

Setelah mendapat penanganan medis, keluhan yang dirasakannya berangsur membaik.

"Sejauh ini perubahan saya sudah baik-baik aja, sudah tinggal nyut-nyutannya sedikit banget. Kalau berputar pandangannya udah enggak ada lagi," ungkapnya.

Saat ditanya apakah siap kembali mengikuti latihan setelah mendapat izin dokter, Desti menjawab singkat.

"Siap."

Baca juga: Puan Sentil Pelatihan Manajer Kopdes Merah Putih yang Mirip Militer, Kemenhan Hapus Materi Menembak

DILARIKAN KE IGD – Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Desti Amalia Putri (26), duduk di ranjang Rumah Sakit Pusdikkes Puskesad, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/6/2026). Desti sempat dievakuasi ke IGD setelah mengalami pusing berputar saat mengikuti latihan, lalu kondisinya berangsur membaik usai mendapat penanganan medis. (Tribunnews.com/Gita Irawan)

Hasil Pemeriksaan Ada Infeksi Bakteri

Dokter yang menangani Desti, Mayor Ckm dr Budhi F, mengatakan pasien datang ke IGD dengan keluhan utama pusing berputar.

Tim medis kemudian melakukan observasi serta pemeriksaan darah.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya sedikit peningkatan jumlah leukosit atau sel darah putih yang mengarah pada infeksi bakteri.

Selain itu, dokter juga mendiagnosis insufisiensi arteri vertebrobasilar, yakni kondisi ketika aliran darah menuju bagian belakang otak berkurang.

"Jadi, kami diagnosa ada infeksi bakteri. Oleh karena itu saya berikan antibiotik. Kemudian untuk pusingnya kita berikan terapi sesuai dengan indikasi. Kita diagnosa insufisiensi arteri vertebrobasilar, aliran darah ke otaknya itu kurang bagus dikit," ujar dr Budhi.

Menurutnya, kondisi Desti terus menunjukkan perbaikan setelah menjalani perawatan.

Apabila hasil observasi tetap baik, Desti direncanakan kembali mengikuti latihan calon manajer KDKMP.

"Rencana dipulangkan besok bila kita observasi sehari lagi kalau misalkan sudah baik kita kembalikan ke komandan untuk kembali melanjutkan latihan SPPI lagi," pungkas dr Budhi.

Kondisi Desti menjadi salah satu gambaran penanganan medis yang diberikan kepada peserta SPPI yang mengalami keluhan kesehatan selama mengikuti latihan. Hingga Selasa (30/6/2026), ia masih menjalani observasi sebelum diputuskan kembali mengikuti kegiatan.

(TribunTrends/Tribunnews/Gita Irawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.