TRIBUNTRENDS.COM - Nama Mufli Budi Ananda belakangan menjadi sorotan publik setelah dirinya ditunjuk sebagai komisaris di PT Krakatau Posco.
Penunjukan tersebut langsung memicu beragam reaksi di media sosial, mengingat Mufli selama ini lebih dikenal sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad.
Tak sedikit warganet yang kemudian penasaran dengan perjalanan karier pria tersebut hingga akhirnya dipercaya menduduki posisi strategis di perusahaan besar.
Selain rekam jejak kariernya, besaran penghasilan yang diterima Mufli selama bekerja bersama Raffi Ahmad juga ikut menjadi bahan perbincangan.
Pasalnya, selama bertahun-tahun Mufli dikenal setia mendampingi Raffi Ahmad dalam berbagai aktivitas, baik pekerjaan maupun kegiatan sehari-hari.
Baca juga: Mufli Budi jadi Komisaris PT Krakatau, Lita Gading Kritik Harga Diri Raffi Ahmad: Gara-gara Oligarki
Rasa penasaran publik soal gaji asisten Raffi Ahmad sebenarnya pernah terjawab lewat pengakuan mantan asistennya, Merry Ahmad.
Merry sempat menceritakan pengalaman selama bekerja mendampingi suami Nagita Slavina tersebut dalam sebuah tayangan televisi.
Dalam program Kopi Viral di Trans TV pada 2021, ia mengaku bersyukur karena pekerjaannya sebagai asisten membawa banyak perubahan dalam kehidupannya.
Selama belasan tahun bekerja bersama Raffi Ahmad, Merry mengaku berhasil mengumpulkan berbagai aset dari hasil jerih payahnya.
Aset yang berhasil dimilikinya pun beragam, mulai dari rumah pribadi, tanah, hingga kendaraan.
Pengakuan tersebut semakin membuat publik penasaran dengan besaran penghasilan yang diterima para asisten Raffi Ahmad.
Meski demikian, saat ditanya mengenai nominal gaji yang diterimanya setiap bulan, Merry memilih untuk tidak mengungkapkannya secara terbuka.
Ia enggan membeberkan angka pasti penghasilannya kepada publik.
Sikap Merry itu pun membuat rasa penasaran masyarakat soal gaji asisten Raffi Ahmad kembali mencuat.
Kini, setelah Mufli Budi Ananda dipercaya menjadi komisaris PT Krakatau Posco, perhatian publik terhadap perjalanan karier dan kesejahteraan para asisten Raffi Ahmad kembali menjadi perbincangan hangat.
"Mer jadi penasaran kita, berapa sebulan lu bisa dapat? ibaratnya lu gaji sebulan bisa beli apa? apakah emas berapa puluh gram?" tanya Ramzy.
Namun diakui Merry, gajinya satu bulan cukup untuk membeli satu buah sepeda motor.
"Cuma kalau kita umpamakan beli sesuatu, ya motor satu lah," pungkas Merry.
Di tahun 2021, harga sepeda motor dibanderol senilai Rp13,5 juta hingga Rp27 juta.
Artinya sebagai sesama asisten Raffi Ahmad, Mufli disinyalir mendapatkan gaji belasan hingga puluhan juta juga seperti Merry.
Baca juga: Mufli Budi Ananda Asisten Raffi Ahmad Viral, Kini Nama-nama Komisaris Tak Ada di Web Krakatau Posco
Bukan cuma gaji, pernikahan Mufli pun turut disorot.
Seperti diketahui, Mufli Budi Ananda resmi menikah dengan Adinda Oktaviani pada 15 November 2025 lalu.
Di momen pernikahan tersebut, Raffi Ahmad bertindak langsung menjadi saksi nikah dari pihak Mufli.
Terlihat di akun Instagram Adinda, pernikahannya dengan Mufli digelar megah dengan dekorasi mewah.
Setelah resmi menikah, Adinda tampak membagikan momen bahagianya dengan Mufli di akun media sosial.
Namun belakangan postingan tersebut ramai disatroni netizen dengan komentar nyinyir nan menyinggung terkait jabatan komisaris Mufli.
"Penasaran pengalaman kerjanya apa, sampe bisa jadi KOMISARIS,"
"Nikah hadiahnya jadi komisaris,"
"Kak tanyain suaminya, sebagai komisaris krakatau. Gimana cara dptin posisinya secara background gak relevan?"
"Bu komisaris hasil give away,"
"Asik ibu komisaris,"
Untuk diketahui, PT Krakatau Posco bukanlah perusahaan BUMN murni.
Krakatau Posco merupakan perusahaan rekanan antara PTPT Krakatau Steel dengan Posco Korea Selatan dengan masing-masing memiliki saham 50 persen.
Meskipun bukan perusahaan BUMN murni, jabatan Mufli sebagai komisaris tetap menuai pertanyaan di benak publik.
Yakni seberapa kompeten asisten Raffi Ahmad itu menduduki jabatan tinggi di perusahaan kenamaan.
Sebelumnya, riwayat pendidikan Mufli turut dikulik netizen di media sosial.
Ditelusuri TribunnewsBogor.com dari laman pddikti, Mufli Budi Ananda tercatat pernah tiga kali mengenyam pendidikan setelah lulusan SMA di dua kampus berbeda.
Di tahun 2007, Mufli tercatat menjadi mahasiswa Politeknik Bunda Kandung dan lulus diploma tiga alias D3 Teknik Listrik.
Lalu di tahun 2012, Mufli sempat melanjutkan pendidikan Sarjana Teknik Industri di Institut Sains Dan Teknologi Nasional.
Namun ia mengajukan pengunduran diri di tahun 2017.
Selanjutnya di tahun 2014, Mufli kembali mendaftar masuk di Institut Sains Dan Teknologi Nasional.
Tapi tak sampai lulus, Mufli akhirnya mengundurkan diri di tahun 2018.
Artinya Mufli diketahui hanya memiliki gelar D3 dan bukanlah seorang sarjana.
(TribunTrends/TribunBogor)