TRIBUNSTYLE.COM - Warung Sorjem Darsini, tempat sarapan sederhana yang sudah menjadi langganan warga sejak era 1950-an. Berlokasi di bawah jembatan dekat Stasiun Purwokerto, warung ini selalu dipadati pembeli setiap pagi berkat cita rasa rumahan dan harga yang ramah di kantong.
Warung Sorjem bukanlah nama resmi, melainkan julukan yang diberikan warga karena lokasinya berada "ngisor jembatan" atau di bawah jembatan.
Usaha kuliner ini telah berdiri sejak 1955 dan kini dikelola oleh Darsini, generasi kedua penerus warung yang sebelumnya dirintis sang ibu, Bu Katem.
Meski banyak bermunculan tempat makan modern, Warung Sorjem tetap mempertahankan resep turun-temurun yang membuat pelanggan lama terus kembali, sekaligus menarik perhatian wisatawan yang ingin mencicipi kuliner khas Purwokerto.
Baca juga: Libur Sekolah Makin Seru! Svarga Minapadi Banyumas Punya Kolam Renang dan Mini Tubing Murah
Keunggulan Warung Sorjem terletak pada pilihan lauk yang lengkap dan cita rasa masakan rumahan.
Pengunjung bisa memilih aneka sayur seperti kangkung, genjer, waluh, pare, kacang panjang, hingga oseng mi dan kering tempe.
Pilihan lauknya juga beragam, mulai dari ayam goreng, ayam bumbu sayur, ikan tongkol, telur dadar, telur ceplok, hingga telur asin.
Yang paling diburu adalah gorengan yang selalu baru diangkat dari penggorengan. Mendoan, bakwan, tahu goreng, tape goreng, dage, hingga pisang goreng disajikan hangat sepanjang pagi karena terus digoreng sesuai permintaan.
Selain rasanya yang konsisten, Warung Sorjem juga dikenal dengan harga yang tetap terjangkau.
Seporsi nasi rames dibanderol mulai Rp6.000. Jika ditambah telur atau ayam, harganya tetap ramah di kantong sehingga cocok untuk wisatawan maupun keluarga yang sedang berlibur.
Dengan belasan ribu rupiah saja, pengunjung sudah bisa menikmati sarapan lengkap beserta gorengan hangat dan segelas teh.
Baca juga: Rekomendasi Edu-Tourism Seru di Sumbang Banyumas, Bisa Minum Susu Kambing Fresh Hasil Perah!
Warung yang buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 13.00 WIB ini hampir tidak pernah sepi pengunjung.
Banyak pelanggan datang sebelum beraktivitas, sementara wisatawan biasanya mampir setelah turun dari kereta atau sebelum melanjutkan perjalanan menuju berbagai destinasi wisata di Purwokerto.
Menu favorit yang paling sering dipesan adalah nasi rames dengan telur dadar yang dipadukan mendoan hangat khas Banyumas.
Jika berencana menghabiskan liburan sekolah di Purwokerto, Warung Sorjem Darsini layak masuk dalam daftar wisata kuliner. Selain menyajikan masakan rumahan yang kaya cita rasa, warung legendaris ini juga menawarkan pengalaman menikmati sarapan khas Banyumas yang telah bertahan lebih dari tujuh dekade.
Bagi pencinta kuliner tradisional, mampir ke Warung Sorjem bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga menikmati sepotong sejarah kuliner Purwokerto yang tetap hidup hingga sekarang. (Tribun Jateng / Fajar Bahruddin Achmad / TribunStyle.com / Siti Efrilia)