Tindaklanjuti Rekomendasi BPK, Pemkab Stop TC Nakes di RSUD SIM
mufti July 01, 2026 10:35 AM

"Mulai tahun 2026, tidak ada lagi TC yang dibayarkan bagi nakes di RSUD SIM. HIZBULWATAN, Plt Sekda Nagan Raya 

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya mulai tahun 2026, tidak lagi membayar atau menyetop pembayaran TC alias tunjungan khusus bagi tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan RSUD Sultan Iskandar Muda (SIM) Nagan Raya. Penghentian pembayaran TC nakes ini karena Pemkab Nagan Raya menindaklanjuti rekomendasi dari Badan Pemeriksa Kuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh.

"Mulai tahun 2026, tidak ada lagi TC yang dibayarkan bagi nakes di RSUD SIM," ujar Plt Sekda Nagan Raya, Ir H Hizbulwatan dalam pertemuan silaturahmi manajemen RSUD SIM dengan insan pers, Selasa (30/6/2026). Dalam pertemuan di Aula RSUD SIM itu, Plt Sekda didampingi Kadis Kominfo, Arafik Karim, SsosI, MPA, Kepala TU RSUD SIM, dr Caca, Kepala Inspektorat, Jasman, SE, serta sejumlah Kabid dan Kasi lingkup RSUD SIM.

Menurut Sekda, RSUD SIM selama ini ada dua jenis pembayaran yakni tunjangan jasa medis dan TC. Namun kemudian BPK menyatakan bahwa pembayaran keduanya dianggap ganda atau double.

"BPK minta Pemkab untuk memilih satu di antaranya menjadi tunjangan bagi nakes RSUD SIM, sehingga diputuskan jasa medis yang menjadi pilihan untuk dibayarkan ke nakes," ujar Sekda didampingi KTU RSUD SIM.

Diterangkan Hizbulwatan, sejauh ini di RSUD SIM juga tidak ada lagi istilah namanya TC. “Yang ada dan akan dibayarkan yakni jasa medis, di mana dalam waktu dekat ini akan disalurkan setelah aturan rampung,” terang dia. "Memilih satu jenis tunjangan itu sehingga ke depan tidak menjadi temuan BPK dan hal ini juga berlaku di rumah sakit pemerintah lainnya di Aceh," sebut Plt Sekda Nagan Raya.(riz)

Lakukan pembenahan

SEMENTARA itu, KTU RSUD SIM Nagan Raya, dr Caca menjelaskan, pihak manajemen akan terus melakukan pembenahan di rumah sakit. "Apa yang disampaikan rekan-rekan wartawan akan menjadi masukan dan perbaikan sehingga ke depan rumah sakit lebih baik lagi," ujarnya.

Dituturkan dr Caca, ada beberapa hal yang mencuat akan menjadi bahan serta menajemen akan membuka diri terkait informasi dari masyarakat dan rekan media. "Humas RSUD SIM ke depan akan kita benahi dan tingkatkan sehingga akan terjalin komunikasi yang baik antara rumah sakit dan media," ujar dr Caca.

Sedangkan Kadis Kominfo, Arafik Karim mengatakan, pembenahan terus dilakukan di rumah sakit. “Seperti pelayanan, parkir, sekuriti, dan lainnya, dengan harapan ke depan terus terbaik," jelasnya.

Terkait ketidakhadiran Plt Direktur RSUD SIM dalam kegiatan itu, menurut Kadis Kominfo, lantaran yang bersangkutan beberapa waktu terakhir mengalami sakit dan dirawat di Sumatera Utara (Sumut). “Beberapa hari lalu, orangtuanya meninggal dunia sehingga belum bisa bergabung dengan rekan pers dalam pertemuan ini,” tutup Arafik.(riz)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.