Jurgen Klinsmann menyebut kekalahan Jerman dari Paraguay di Piala Dunia sebagai sebuah "aib" dan menuntut dilakukan peninjauan menyeluruh terhadap Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB). Mantan penyerang timnas Jerman itu menilai seluruh pihak yang terlibat harus memikul tanggung jawab setelah kembali gagal dalam ajang internasional besar.
Klinsmann kecam Jerman usai tersingkir secara mengejutkan
Klinsmann melontarkan kritik tajam terhadap timnas Jerman setelah mereka tersingkir dari Piala Dunia oleh Paraguay melalui adu penalti. Dalam wawancara dengan ESPN, peraih gelar juara Piala Dunia 1990 itu menggambarkan kekalahan tersebut sebagai sebuah "aib" dan memperingatkan bahwa sepak bola Jerman kini tengah berada dalam krisis yang serius. Ia menegaskan bahwa hasil tersebut mengungkapkan masalah yang lebih mendalam di dalam tim nasional dan DFB. Menurutnya, perubahan besar harus dilakukan jika Jerman ingin bangkit dari kekecewaan turnamen ini.
Klinsmann desak tanggung jawab menyeluruh di tubuh DFB
Menanggapi kegagalan Jerman, Klinsmann menilai tanggung jawab tidak boleh dibebankan pada satu individu saja. Ia menegaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam tim nasional — mulai dari staf pelatih, para pemain, hingga DFB — harus menerima bagian tanggung jawab mereka.
"Cara kami tersingkir malam ini sangat menyakitkan, memalukan, sesuatu yang tidak seorang pun, benar-benar tidak seorang pun, perkirakan," ujarnya. "Tanggung jawab ada pada semua pihak — dari staf pelatih, federasi, hingga setiap pemain yang masuk dalam skuad berisi 26 orang ini. Semua berkontribusi pada bencana ini.
"Segala sesuatu, dari atas hingga bawah, harus dipertanyakan dan dibahas. Tentu saja akan ada konsekuensi, apa pun bentuknya nanti."
Meski Klinsmann menuntut adanya perubahan besar, direktur olahraga Rudi Voller justru memberikan dukungan kepada pelatih kepala Julian Nagelsmann. Voller mengatakan: "Saya bukan satu-satunya yang mewakili DFB. Semua orang tahu bagaimana pandangan saya terhadap Julian. Ia tetap pelatih kelas dunia. Saya yakin dia mungkin orang yang tepat untuk melanjutkan. Dia seorang pejuang. Saat ini saya tidak bisa dan tidak ingin mengatakan lebih banyak. Kami akan duduk bersama lagi dalam satu atau dua hari ke depan, lalu kita lihat. Bagi saya, dia adalah orang yang tepat di posisi yang tepat."
Performa Jerman timbulkan kekhawatiran mendalam
Klinsmann juga mempertanyakan persiapan Jerman untuk laga fase gugur tersebut, dengan menilai bahwa tim tidak memiliki intensitas yang cukup untuk bersaing selama 120 menit menghadapi Paraguay.
"Cara kami tersingkir adalah kekecewaan besar," tambahnya. "Tim tidak siap untuk menguasai pertandingan selama 120 menit. Mereka kekurangan energi, tidak cukup tegas, dan kurang agresif untuk menghadapi tim Paraguay yang sangat tangguh."
Tekanan meningkat terhadap DFB
Fokus kini beralih kepada DFB dan tim nasional Jerman. Meski demikian, belum jelas apakah federasi akan melakukan perubahan terhadap posisi pelatih, sementara Nagelsmann menegaskan bahwa ia "bertanggung jawab" atas tersingkirnya Jerman dari Piala Dunia, meski ia menyatakan akan tetap melatih jika federasi masih mempercayainya.