TRIBUNFLORES.COM, RUTENG – Rektor Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic. Theol., menegaskan komitmen perguruan tinggi Katolik untuk terus menjaga nilai-nilai demokrasi, keadilan, supremasi hukum, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Pernyataan Sikap Moral Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) tentang Kehidupan Kebangsaan dalam Rapat Jaringan Pimpinan APTIK yang digelar di Kampus Universitas Katolik Indonesia Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Yogyakarta, Senin (29/6/2026).
Pernyataan bersama ini lahir sebagai respons atas berbagai dinamika kehidupan kebangsaan di Indonesia sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mengedepankan demokrasi, integritas, penegakan hukum serta tata kelola negara yang berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Rektor Manfred menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi Katolik dalam pernyataan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam merawat kehidupan berbangsa yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Baca juga: Mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng Didorong Bantu Perencanaan Pembangunan Desa
Ia menekankan bahwa sikap tersebut tidak dimaksudkan sebagai politik praktis ataupun keberpihakan terhadap kelompok tertentu.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pernyataan APTIK menjadi panggilan moral bagi seluruh penyelenggara negara dan masyarakat untuk menjunjung tinggi kejujuran, integritas, supremasi hukum, pemberantasan korupsi, serta perlindungan HAM.
Selain itu, pengelolaan sumber daya alam juga diharapkan berpihak pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Rektor menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berfungsi mencetak lulusan akademik, tetapi juga membentuk karakter, nalar kritis, serta kepedulian sosial.
Menurutnya, kampus harus menjadi ruang dialog yang sehat dalam melahirkan gagasan yang memperkuat persatuan, keadilan, dan perdamaian.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng sebagai komunitas akademik yang transformatif, kolaboratif, dan berkarakter.
Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk menyikapi dinamika kebangsaan secara dewasa dan bertanggung jawab, serta menjadikan kampus sebagai ruang lahirnya gagasan positif bagi bangsa.
Ia berharap pernyataan moral APTIK dapat menginspirasi seluruh elemen bangsa untuk terus menghidupi nilai kebenaran, keadilan, dan kasih dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Pernyataan Sikap Moral APTIK tersebut ditandatangani oleh pimpinan perguruan tinggi Katolik dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk komitmen menjaga kehidupan kebangsaan yang demokratis, adil, dan bermartabat.