Profil Sidarto Danusubroto, Ajudan Soekarno yang Terima Pangkat Kehormatan di HUT ke-80 Bhayangkara
Evan Saputra July 01, 2026 04:03 PM

 

BANGKAPOS.COM --  Inilah rekam jejak purnawirawan Polri Sidarto Danusubroto yang mendapat pangkat kehormatan saat upacara HUT ke-80 Bhayangkara.

Pangkat tersebut langsung diberikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Satuan Latihan Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). 

Tak cuma, Komjen Kehormatan Sidarto pangkat itu juga diberikan kepada Taufiequrachman Ruki, dan Taufiq Effendi.

Lantas seperti apa profil Sidarto Danusubroto?

Rekam jejak Sidarto Danusubroto 

Sidarto Danusubroto merupakan salah satu tokoh senior yang memiliki perjalanan panjang di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia hingga pemerintahan.

Sebelum menerima Pangkat Kehormatan Komisaris Jenderal (Komjen) Polri, Sidarto berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen) Polri.

Lahir di Pandeglang pada 11 Juni 1936, Sidarto menempuh pendidikan kepolisian di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan lulus pada 1962.

Baca juga: BBM Solar Subsidi Banyak Tak Tepat Sasaran, Ketua DPRD Babel Minta Ditata Ulang

Tiga tahun kemudian, ia meraih gelar Sarjana Hukum melalui Ujian Negara. Pendidikan kedinasannya berlanjut dengan menyelesaikan Sekolah Staf dan Komando Kepolisian (Seskopol) pada 1970 serta Sekolah Staf dan Komando Gabungan (Seskogab) Bandung pada 1977.

Berdasarkan laman resmi Wantimpres, Sidarto juga mengikuti sejumlah pendidikan kepolisian di luar negeri, yakni Interpol Academy di Washington DC, Amerika Serikat pada 1964, Special Army Walfare School di Fort Bragg pada tahun yang sama, serta Instructor School di US Naval Training School, Norfolk, Amerika Serikat, pada 1965.

Karier Sidarto di Korps Bhayangkara dimulai sebagai ajudan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, pada periode 1967 hingga 1968.

Setelah itu, ia dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis, mulai dari Kapolres Tangerang, Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Polri, Kepala Badan Kerja Sama Interpol, Kepala Staf Komapta Polri, Wakapolda Jawa Barat, Kapolda Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), hingga Kapolda Jawa Barat.

Usai pensiun dari kepolisian, Sidarto melanjutkan pengabdiannya di bidang politik dan pemerintahan.

Ia terpilih sebagai anggota DPR RI dan bertugas di Komisi II Bidang Hukum pada periode 1999–2004. Pada periode berikutnya, ia duduk di Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan dan luar negeri.

Di internal partai, Sidarto juga pernah menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Kehormatan PDI Perjuangan pada 2009–2014.

Pada 2013, ia dipercaya menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI hingga 2014.

Sejak 2015, Sidarto dipercaya menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Kepercayaan tersebut kembali diberikan pada periode berikutnya dan masih diemban hingga saat ini.

Atas dedikasinya sebagai aparatur negara selama puluhan tahun, Sidarto menerima penghargaan Rekor MURI pada 2020 sebagai abdi negara terlama dengan masa pengabdian mencapai 56 tahun.

Riwayat Karier Sidarto Danusubroto
Ajudan Presiden Soekarno (1967–1968)
Kapolres Tangerang (1974–1975)
Kadispen Polri (1975–1976)
Kepala Badan Kerja Sama Interpol (1976–1982)
Kepala Staf Komapta Polri (1982–1985)
Wakapolda Jawa Barat (1985–1986)
Kapolda Sumatera Bagian Selatan (1986–1988)
Kapolda Jawa Barat (1988–1991)
Anggota Komisi II DPR RI (1999–2004)
Anggota Komisi I DPR RI (2009–2013)
Ketua DPP Bidang Kehormatan PDI Perjuangan (2009–2014)
Ketua MPR RI (2013–2014)
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (2015–2019)
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (2019–sekarang)

(Bangkapos.com/Tribunnews)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.