Laporan Jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, PONDOK MELATI- Lurah Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Mochamad Sunaryadi rutin berkeliling wilayah menggunakan sepeda setiap hari Jumat.
Kebiasaan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap imbauan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto yang mengajak jajaran aparatur sipil negara (ASN) memanfaatkan sepeda saat bertugas setiap Jumat sebagai upaya menghemat bahan bakar minyak (BBM) sekaligus menjaga kesehatan.
Sunaryadi mengaku, imbauan tersebut justru mendorong dirinya dan jajaran semakin gemar berolahraga.
"Saya juga, ya tadinya males olahraga, adanya imbauan itu, kami jadi doyan olahraga. Apalagi naik sepeda, sepeda itu paling santai. Olahraga yang paling murah adalah sepeda selain jalan kaki," kata Sunaryadi, dikutip Rabu (1/7/2026).
Sunaryadi menjelaskan, bersepeda memberikan manfaat ganda karena selain menyehatkan tubuh juga mendukung efisiensi.
"Jadi cukup membantulah untuk bicara menunjang kesehatan kita di lingkungan kerja kita utamanya," jelasnya.
Baca juga: Lurah Jatimurni Sebut Program Rp100 Juta per RW Bikin Warga Semakin Peduli Lingkungan
Setiap Jumat, Sunaryadi menuturkan kerap memanfaatkan sepeda untuk menyambangi seluruh wilayah Jatimurni yang terdiri dari delapan RW.
Luas wilayah yang tidak terlalu besar membuat kegiatan tersebut dapat dilakukan secara rutin.
"Kalau secara rutin, kami setiap Jumat rutin bersepedaan keliling wilayah 8 RW. Kebetulan kecil wilayahnya, jadi bisa kita imbangin dengan naik sepeda," tuturnya.
Meski demikian, Sunaryadi menyampaikan jika terdapat kondisi yang membutuhkan penanganan cepat, pihaknya tetap menggunakan kendaraan non-BBM.
"Kalau secaranya urgent, ada satu kejadian yang memang kami membutuhkan cepat, mau tidak mau kami pakai, ada salah satu staf saya punya motor listrik, jadi pakai motor listrik," ucapnya.
Berkaitan hal itu, Sunaryadi menegaskan imbauan itu tidak hanya diterapkan secara pribadi, kebijakan tersebut juga disosialisasikan kepada seluruh aparatur Kelurahan Jatimurni.
Sehingga pegawai yang tetap bekerja dari kantor setiap Jumat diwajibkan menggunakan sepeda.
"Alhamdulillah sih, kaki sosialisasikan juga ke masyarakat, selain ke masyarakat ke aparatur kita secara internal. Dan memang terbagi ya, kalau kurang itu kan WFO-nya, WFH dengan WFO-nya itu kan terbagi 50-50. Jadi tidak semuanya WFA, yang WFA itu kita wajibkan naik sepeda," tegasnya.
Sebagai informasi, Tri Adhianto memilih berangkat ke kantor menggunakan sepeda atau gowes dari kediaman di Kecamatan Bekasi Selatan setiap Jumat (10/4/2026).
Pilihan gowes itu dilakukan Tri saat momen diberlakukannya perdana work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Bekasi di hari Jumat.
Tri mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk efisiensi penggunaan bahan bakar sekaligus memberi contoh langsung kepada jajaran pegawai dan masyarakat.
Sementara untuk kembali ke kediaman, orang nomor satu di Kota Bekasi itu akan memanfaatkan transportasi umum.
“Iya hari ini naik sepeda, nanti pulangnya mungkin naik transportasi umum, karena kan memang kebetulan saya tempat tinggalnya dilalui oleh angkutan umum,” kata Tri kepada Tribun Bekasi saat ditemui di Halaman Pemkot Bekasi, Jumat (10/4/2026) pagi.
Tri menjelaskan penggunaan sepeda dan transportasi umum dinilai lebih efisien, terutama dalam menekan konsumsi bahan bakar.
Terlebih saat gowes, dirinya tidak seorang diri, melainkan rombongan pendamping pun turut menyesuaikan dengan menggunakan sepeda.
Rombongan itu terdiri di antaranya dari ajudan dan fotografer.
“Mudah-mudahan menjadi lebih efisien lah menggunakan bahan bakar. Karena kalau Pak Wali yang jalan kan satu ada patwal, dua ada mobil pendamping. Sekarang hari ini kan semua lepas, mudah-mudahan minimal sudah mengurangi Wali Kota nya itu penggunaan 3-4 mobil," jelasnya. (M37)