Petani Bawang Merah Banyuasin Belajar ke Brebes Jawa Tengah, Ini Harapan Wabup Netta Indian
Welly Hadinata July 01, 2026 06:27 PM

SRIPOKU.COM, BANYUASIN – Sejumlah petani bawang merah asal Desa Tirto Sari, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mengikuti studi banding ke sentra produksi bawang merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Banyuasin Sarip.

Mereka mengajak para petani belajar langsung mengenai teknik budidaya bawang merah di Desa Glonggong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.

Dalam kegiatan tersebut, para petani mendapat pembekalan dari petani bawang merah setempat, Imam Ghozali, yang menjelaskan berbagai teknik budidaya mulai dari proses penanaman, perawatan hingga panen untuk menghasilkan bawang merah berkualitas tinggi.

Imam Ghozali berharap pengalaman yang diperoleh petani Banyuasin selama studi banding dapat diterapkan saat mengembangkan budidaya bawang merah di Desa Tirto Sari.

"Dengan studi banding dan belajar langsung dengan petani bawang merah di Desa Glonggong ini, petani dari Desa Tirto Sari mampu meningkatkan produktivitas bawang merah yang bibitnya didatangkan langsung dari Brebes," katanya, kepada Sripoku.com Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, para petani di Banyuasin diharapkan mampu mengadaptasi teknik budidaya yang diterapkan petani Brebes sehingga hasil panen dapat meningkat, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.

Ia juga berharap ilmu yang diperoleh para peserta studi banding dapat dibagikan kepada petani bawang merah lainnya di Desa Tirto Sari.

"Nanti pengetahuan yang diperoleh ini ditularkan kepada petani bawang merah di Desa Tirto Sari. Sehingga hasil yang diharapkan bisa optimal dan menjadi sumber penghasilan baru bagi petani di Banyuasin," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Banyuasin berharap pengembangan komoditas bawang merah dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sektor hortikultura di daerah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.