Legenda Arsenal, Emmanuel Petit, mengungkapkan keterkejutannya setelah mendengar kabar bahwa Aston Villa menilai bintang mereka, Morgan Rogers, dengan harga £130 juta ($172 juta). Mantan gelandang The Gunners itu menyebut angka tersebut sebagai "jumlah uang yang tidak masuk akal" sementara Mikel Arteta dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah transfer pemecah rekor untuk pemain internasional Inggris itu.
Petit terkejut dengan valuasi yang memecahkan rekor
Pasar transfer sepak bola terus mengalami inflasi luar biasa, dan angka terbaru terkait Rogers membuat salah satu ikon Arsenal tak bisa berkata-kata. Setelah mendengar bahwa Aston Villa memasang harga £130 juta untuk sang pemain, Emmanuel Petit sempat terdiam sebelum memberikan kritik tajam terhadap kondisi pasar saat ini.
“Ini jumlah uang yang benar-benar tidak masuk akal. Maksud saya, sejak kita melewati batas £100 juta... Setiap hari saya melihat label harga pemain yang membuat saya berkata, 'Wow, Tuhan saya'. Jika Anda bersedia mengeluarkan uang sebanyak itu untuk satu pemain yang bisa memberikan perbedaan... seperti halnya Declan Rice, dia tampil baik, sangat baik. Tapi saya berharap yang terbaik baginya, karena label harga sebesar itu membawa tekanan besar di pundak,” ujar Petit dalam wawancara dengan talkSPORT.
Arsenal menjadikan Rogers sebagai target utama
Terlepas dari biaya besar yang dibutuhkan, Arteta dilaporkan sangat bertekad untuk membawa pemain berusia 23 tahun itu ke Stadion Emirates. Klub asal London Utara tersebut secara resmi telah menjadikan Rogers sebagai target transfer utama mereka musim panas ini, dengan harapan memperkuat skuad setelah kesuksesan mereka di Liga Primer Inggris.
Meskipun laporan menyebutkan biaya transfer ini bisa memecahkan rekor di Britania Raya, Rogers tetap fokus pada tugas internasionalnya bersama tim nasional Inggris di Piala Dunia 2026. Sang penyerang dikabarkan terbuka untuk bergabung dengan juara Liga Primer, meskipun Aston Villa tidak berada di bawah tekanan untuk menjual pemain yang masih terikat kontrak hingga Juni 2031 tersebut.
Alternatif: Nico Williams
Jika kesepakatan untuk Rogers dianggap terlalu mahal atau rumit, Petit memiliki alternatif spesifik dalam pikirannya. Pria asal Prancis itu menyarankan mantan klubnya untuk melirik ke Spanyol, tepatnya kepada pemain sayap bintang Athletic Club, Nico Williams, yang tampil gemilang di Euro 2024.
“Saya sudah mengatakan ini selama setahun, dan saya ulangi lagi minggu lalu. Nico Williams, saya sangat menyukainya,” ujar Petit. Williams, yang baru-baru ini menandatangani kontrak jangka panjang di Bilbao hingga tahun 2035, tetap menjadi salah satu pemain sayap paling berbakat di Eropa. Namun, sejauh ini Arsenal belum menunjukkan minat konkret terhadap pemain berusia 23 tahun tersebut, karena fokus mereka masih tertuju pada upaya merekrut Rogers.
Dampak finansial di Villa Park
Valuasi tinggi Aston Villa bukan hanya mencerminkan kualitas sang pemain, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk mengelola kewajiban keuangan mereka. Klub tersebut harus memperhitungkan klausul penjualan sebesar 20 persen yang harus dibayarkan kepada Middlesbrough dari transfer Rogers pada tahun 2024. Dengan menetapkan harga £130 juta, Villa memastikan mereka tetap mendapatkan keuntungan besar bahkan setelah membayar bagian klub Championship tersebut.
Situasi ini juga memunculkan rumor mengenai potensi penjualan pemain di kubu Arsenal. Untuk mendanai transfer sebesar ini, The Gunners mungkin perlu mempertimbangkan tawaran untuk beberapa bintang mereka, dengan masa depan Gabriel Martinelli yang terus menjadi bahan spekulasi. Unai Emery diketahui sebagai pengagum lama pemain asal Brasil itu, menambah lapisan menarik dalam negosiasi yang sedang berlangsung antara dua rival Liga Primer tersebut.