TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang tukang cukur asal Tasikmalaya bernama Opa menceritakan momen pertemuannya dengan Taufik Hidayat.
Ternyata dua hari sebelum ditangkap, Taufik sang tersangka kasus penganiayaan berat Yuvita Tri Rezeki sempat memotong rambutnya di pangkas rambut Opa, Minggu (21/6/2026).
Sehari setelahnya, Dedi Mulyadi pun mengumumkan sayembara mencari Taufik Hidayat pada Senin (22/6/2026).
Lalu Taufik berhasil diamankan Polda Jabar pada Selasa (23/6/2026).
Dari timeline di atas, diketahui bahwa Opa nyaris memenangkan sayembara mencari Taufik Hidayat.
Sebab beberapa jam setelah mencukur rambut Taufik, Opa baru mendengar pengumuman sayembara Rp250 juta yang diurai sang Gubernur Jawa Barat.
Karenanya saat bertemu Dedi, Opa mengurai curhatan.
Opa menceritakan detik-detik saat Taufik mendatangi pangkas rambutnya yang terletak di Cimindi, Cimahi, Bandung lalu minta dicukur.
Diungkap Opa, Taufik tiba di pangkas rambutnya setelah Maghrib atau sekira pukul 18.30 Wib.
Opa masih ingat jelas pakaian dan gelagat Taufik saat itu.
Termasuk soal raut gelisah Taufik saat rambutnya dicukur.
"(Taufik) pakai sweater persis yang ditangkap itu. Dia bawa motor, pake (masker)," kata Opa.
"Ketika dipotong dia kelihatan gelisah enggak?" tanya Dedi Mulyadi.
"Gelisah pak, karena ada pelanggan mau potong, antre, dia gelisah," pungkas Opa.
"Ketika sendiri dia nyaman, ketika ada orang lain dia kelihatan agak takut?" tanya Dedi lagi.
"Katanya (Taufik) 'aduh mules, mules', pegang perut. Tangannya ke rambut, nutup wajah," imbuh Opa.
Saat memotong rambut Taufik, Opa mengaku sempat berdebat dengan sang tersangka.
Hal itu lantaran Opa menyarankan agar Taufik menggunduli kepalanya saja.
Namun Taufik menolak dan minta dicukur cepak.
Padahal kata Opa, hal itu sulit lantaran ada pitak di kepala Taufik.
"Berarti potongan rambut yang cepak ke samping itu potongan akang?" tanya Dedi.
"Iya. Dia kan pitak di sini (kepala atas). Katanya (Taufik) 'potong cepak a'. Kata saya udah dihabisin. Udah sama saya dinol in (dicukur habis), katanya (Taufik) 'kok ini kayak Ronaldowati?'. Kata saya ini harus ngejar yang ini yang pitak biar enggak kelihatan, botakin aja. Kata (Taufik) 'jangan, cepak dulu aja'," ungkap Opa.
Selain debat soal model rambut, Opa juga mengaku sempat diajak berbincang oleh Taufik.
Opa pun menyebut bahwa selama rambutnya dicukur, Taufik selalu minta agar dipercepat.
Hal itu terjadi ketika ada pelanggan baru yang menunggu giliran.
"Ketika dicepak itu ngobrol?" tanya Dedi Mulyadi.
"Ngobrol, dia (Taufik) nanya 'kang dari mana?'. (kata Opa) 'Garut'. Saya balik nanya, katanya dia orang Cibeureum. (Setelah itu) enggak ngomong apa-apa, cukur aja," imbuh Opa.
"Cuma ketika ada orang berusaha nutupin wajah?" tanya Dedi lagi.
"Heem, katanya 'udah enggak usah rapi-rapi lah'," akui Opa.
"Bayar?" tanya Dedi.
"Bayar," imbuh Opa.
Baca juga: Sosok 2 Orang yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat Pria Potong Bibir Wanita, Bukan Debt Collector
Selain soal gelagat, Opa juga masih ingat dengan momen pertama kali Taufik masuk ke rukonya.
Tak seperti pelanggan yang lain, Taufik langsung membuka helm dan baju serta sweaternya selama rambutnya dicukur.
Alhasil, Opa bisa melihat tubuh Taufik yang dipenuhi tato.
"Dia begitu masuk tuh dia langsung buka helm, buka sweater, enggak pakai baju, saya lihat tato di sini (dada dan punggung)," ungkap Opa.
"Tatonya ada apa aja?" tanya Dedi.
"Penuh di sini (dada dan punggung)," jawab Opa.
"Ada tato wajah perempuan?" tanya Dedi lagi.
"Enggak merhatiin, pokoknya gambar penuh," kata Opa.
"Ada tato gambar ikan di tangan?" tanya Dedi.
"Enggak ada, enggak lihat, lihatnya tato aja," pungkas Opa.
Setelah mencukur rambut Taufik dan beberapa orang, Opa pun menutup rukonya.
Sepanjang jalan pulang ke rumah, Opa kepikiran tentang sosok pelanggan terakhirnya.
Hingga akhirnya Opa syok saat menyadari bahwa orang yang ia cukur rambutnya adalah buronan polisi.
"Dalam hati pas lagi motong, ini orang kayak familiar, lihat di mana. Saya kan lihat yang DPO itu yang foto mukanya ganteng yang pertama, bukan yang asli (foto editan). Pas malam saya pulang, di rest area saya lihat lagi (medsos) 'oh benar ini orang yang potong rambut sama saya'," pungkas Opa.
"Oh jadi akang tahu dia namanya Taufik setelah dia pergi, akang mencoba mengingat kemudian melihat HP," tanya Dedi.
"Iya, dizoom, oh benar ini, saya lihat kan di alisnya ada codetnya, oh benar ini orang," akui Opa.
Tak cuma itu, Opa juga dibuat terkejut saat mendengar sayembara Dedi Mulyadi keesokan harinya.
Jika ia tahu akan ada sayembara dari Dedi Mulyadi, Opa mengaku bakal melapor ke polisi terkait kedatangan Taufik.
"Saya tahunya dari istri 'pah, ini pak Dedi sayembara, bapak kemarin nyukur si Taufik kok enggak ditangkap? kalau ditangkap dapat (uang)'," imbuh Opa.