TRIBUNNEWS.COM - Timnas voli putri U-18 Indonesia mengawali perjuangannya di AVC Girls U18 Volleyball Championship 2026 dengan hasil kurang memuaskan pada Rabu (1/7/2026).
Menghadapi salah satu kekuatan terbesar Asia, Jepang, Srikandi Muda harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 0-3 (21-25, 26-28, 20-25) pada laga penyisihan yang berlangsung di Terminal Korat 21, Nakhon Ratchasima, Thailand.
Meski gagal meraih kemenangan, penampilan para pemain muda Indonesia patut mendapat apresiasi.
Mereka mampu memberikan perlawanan sengit, khususnya pada dua set pertama, sebelum akhirnya pengalaman dan konsistensi Jepang menjadi pembeda.
Hasil tersebut juga memperlihatkan semangat juang Indonesia yang datang ke turnamen hanya dengan 12 pemain dari kuota maksimal 14 pemain.
Baca juga: Hasil Voli AVC Girls U18 2026: Duel Sengit, Indonesia Kalah Tipis 21-25 dari Jepang di Set Pertama
Meski kalah dalam tiga set langsung, penampilan Indonesia tetap memberikan banyak catatan positif.
Dua set pertama memperlihatkan Srikandi Muda mampu mengimbangi permainan tim yang memiliki pengalaman jauh lebih matang di level Asia.
Jepang merupakan negara tersukses dalam sejarah AVC Girls U18 dengan koleksi sembilan gelar juara, sementara Indonesia baru tampil untuk kedua kalinya sejak turnamen ini pertama kali digelar pada 1997.
Sebelumnya, Indonesia hanya sekali tampil, yakni pada edisi 2008 di Filipina. Saat itu, Merah Putih mampu menembus perempat final dan akhirnya finis di posisi keenam.
Jika dibandingkan dengan pertemuan pada 2008, ketika Indonesia kalah telak 11-25, 8-25, dan 14-25 dari Jepang di fase grup, penampilan kali ini menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.
Walau belum mampu memetik kemenangan, Indonesia berhasil memaksa Jepang bekerja keras, bahkan membawa set kedua hingga deuce.
Hal itu menjadi modal berharga bagi Srikandi Muda untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya di AVC Girls U18 Volleyball Championship 2026.
Di laga selanjutnya, Indonesia akan melawan Iran dan juga Filipina.
Baca juga: Update Hasil AVC Girls U18 2026: Indonesia Nyaris Menang, Jepang Rebut Set Kedua 26-28
Indonesia langsung memberikan perlawanan sejak awal pertandingan.
Kedua tim saling berbalas poin dan bergantian memimpin skor. Indonesia bahkan sempat berbalik unggul 9-8 setelah memanfaatkan attack error Jepang.
Namun, Jepang perlahan mengambil alih kendali permainan lewat servis yang menekan dan serangan yang lebih konsisten.
Indonesia sempat tertinggal lima poin setelah Jepang menjauh 16-11. Meski begitu, Srikandi Muda tidak menyerah.
Monster block dari Rowina Ulfiyah menjadi awal kebangkitan Indonesia. Serangkaian blok dan serangan efektif membuat skor kembali imbang 19-19 hingga memaksa Jepang mengambil time out.
Sayangnya, Jepang tampil lebih tenang pada poin-poin krusial dan akhirnya mengamankan set pertama dengan kemenangan 25-21.
Di set kedua, Indonesia tampil lebih agresif. Usai skor 1-1, skuad Merah Putih langsung mencetak empat poin beruntun dan membuat Jepang kesulitan mengembangkan permainan.
Indonesia bahkan terus memimpin hampir sepanjang set. Keunggulan 17-14 hingga 19-15 menunjukkan permainan anak asuh Angga Hasan Mubarok berjalan efektif.
Namun Jepang kembali menunjukkan kualitasnya.
Melalui servis yang terus menekan dan beberapa poin beruntun, mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 19-19.
Memasuki akhir set, pertandingan berlangsung sangat menegangkan. Jepang pertama kali unggul di set kedua saat poin-poin tua.
Indonesia dua kali berhasil menggagalkan peluang Jepang, termasuk lewat monster block yang memaksa pertandingan berlanjut ke deuce.
Sayangnya, challenge pada poin terakhir memastikan bola Indonesia lebih dulu menyentuh blok sebelum keluar lapangan.
Jepang pun menutup set kedua dengan kemenangan tipis 28-26 sekaligus memperbesar keunggulan menjadi 2-0.
Memasuki set ketiga, Jepang tampil lebih percaya diri. Mereka langsung membuka pertandingan dengan tiga poin beruntun dan mampu menjaga keunggulan sejak awal.
Indonesia sempat memberikan perlawanan dengan menyamakan skor menjadi 9-9. Bahkan, Merah Putih sempat berbalik unggul tipis 12-11.
Namun setelah itu, Jepang kembali menunjukkan kelasnya. Lima poin beruntun membuat Jepang berbalik memimpin 16-12 dan mulai menjauh.
Pelatih Indonesia mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan Arimi dan Clarissa untuk rotasi setter-opposite.
Namun perubahan tersebut belum mampu menghambat laju Jepang sehingga rotasi kembali dilakukan.
Jepang terus menjaga momentum hingga memperlebar keunggulan menjadi 19-14, lalu 21-17, sebelum akhirnya menutup set ketiga dengan kemenangan 25-20.
(Tribunnews.com/Tio)