Rumah Susun Untuk ASN di Bengkulu Tengah Diusulkan, Pemkab Siapkan Lahan 1,5 Hektare
Hendrik Budiman July 01, 2026 07:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah terus mengupayakan pembangunan rumah susun (rusun) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bahkan, usulan tersebut telah disampaikan ke pemerintah pusat melalui sejumlah jalur, sementara lahan seluas 1,5 hektare untuk pembangunan rusun juga telah disiapkan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtah) Bengkulu Tengah, Syamsul Bahri, mengatakan proposal pembangunan rumah susun ASN telah diajukan melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jambi hingga kementerian terkait.

Selain itu, Pemkab Bengkulu Tengah juga meminta dukungan dari anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi, agar usulan tersebut dapat direalisasikan.

"Kalau rumah susun pegawai itu ASN artinya sudah kita usulkan. Baik melalui Balai Jambi sudah kita masukkan proposal, termasuk ke kementerian. Kemarin juga sudah kita sampaikan, termasuk melalui Ibu Erna Sari Dewi. Proposalnya juga sudah kita perbarui," ujar Syamsul Bahri kepada TribunBengkulu.com, Rabu (1/7/2026).

Ia berharap dukungan dari DPR RI dapat mempercepat terealisasinya pembangunan rumah susun tersebut.

Pembangunan rusun ASN menjadi salah satu langkah mendukung kebijakan Bupati Bengkulu Tengah yang mendorong ASN untuk berdomisili dan memiliki KTP Bengkulu Tengah.

"Mudah-mudahan melalui anggota DPR RI, Ibu Erna Sari Dewi, usulan-usulan kita bisa didorong. Seperti yang disampaikan Pak Bupati, ASN harus ber-KTP Bengkulu Tengah. Salah satu jalannya ya kita harus menyiapkan perumahan, termasuk rumah susun," katanya.

Lahan untuk rumah susun ASN berada di dekat Desa Taba Mutung, tepatnya di samping Kantor Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah.

Lahan tersebut memiliki luas sekitar 1,5 hektare dan telah dilakukan pematangan.

"Kalau untuk lahan rumah susun ada di dekat Desa Taba Mutung, sebelah Kantor Kejari Bengkulu Tengah. Luasnya sekitar satu setengah hektare dan sudah dilakukan pematangan lahan," jelasnya.

Baca juga: 300 Rumah di Bengkulu Tengah Dapat Program Bedah Rumah 2026, Perbaikan Dimulai Agustus

 

Tak hanya untuk ASN, Pemkab Bengkulu Tengah juga menyiapkan lahan bagi pembangunan rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Lahan untuk pembangunan perumahan MBR juga telah disiapkan seluas 1,5 hektare di Kecamatan Pondok Kelapa.

"Untuk MBR juga kita siapkan lahan satu setengah hektare di Pondok Kelapa. Jadi sebenarnya tanahnya sudah siap, tinggal mudah-mudahan ada dorongan dari Ibu Erna Sari Dewi di Komisi V DPR RI agar pembangunan bisa segera direalisasikan," ucap Syamsul.

Terkait kapasitas bangunan, Syamsul memperkirakan rumah susun yang diusulkan nantinya akan terdiri dari tiga lantai dengan daya tampung puluhan hingga sekitar seratus penghuni, bergantung pada besaran anggaran yang disetujui pemerintah pusat.

"Kalau melihat pembangunan rumah susun yang sudah ada, biasanya tiga lantai. Kapasitasnya bisa sekitar 50 sampai 100 orang, tergantung anggarannya. Semakin besar anggarannya, semakin banyak kamar yang bisa dibangun," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.