Kelolosan Meksiko ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Memakan Korban, Tiga Suporter Tewas saat Konvoi
Dwi Setiawan July 01, 2026 09:26 PM

TRIBUNNEWS.COM - Euforia keberhasilan Timnas Meksiko melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berubah menjadi duka.

Tiga orang dilaporkan meninggal dunia saat ribuan suporter konvoi turun ke jalan merayakan kemenangan El Tri.

Diketahui, Meksiko berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Ekuador 2-0 di Stadion Azteca, Mexico City, Rabu (1/7/2026) pagi WIB.

Dua gol kemenangan El Tri dicetak Julian Quinones pada menit ke-22 dan Raul Jimenez pada menit ke-31.

Hasil tersebut membuat skuad asuhan Javier Aguirre melaju ke babak 16 besar dengan catatan sempurna.

PENDUKUNG MEKSIKO - Wanita asal Solo mengenakan stiker Meksiko di wajah sebagai bentuk dukungan dalam Piala Dunia 2026, di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026).(Tribun-Video.com/Akmal Khoirul Habib)
PENDUKUNG MEKSIKO - Wanita asal Solo mengenakan stiker Meksiko di wajah sebagai bentuk dukungan dalam Piala Dunia 2026, di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026).(Tribun-Video.com/Akmal Khoirul Habib) (Tribunnews.com/Tribun-Video.com/Akmal Khoirul Habib)

Sejak fase grup, Meksiko selalu meraih kemenangan tanpa kebobolan.

Perjalanan sempurna Meksiko di Piala Dunia 2026 sejauh ini yakni dengan mengalahkan Afrika Selatan 2-0 (fase grup), menggasak Korea Selatan 1-0 (fase grup), membantai Ceko 3-0 (fase grup), dan terbaru menyingkirkan Ekuador 2-0 (babak 32 besar).

Empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan tersebut menjadikan Meksiko sebagai salah satu tim paling impresif di turnamen.

Pada babak 16 besar, El Tri akan menghadapi pemenang laga Inggris melawan RD Kongo yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (6/7/2026) pukul 07.00 WIB.

"Meksiko sangat dominan dan pantas melaju ke fase berikutnya karena performa yang konsisten," kata Agung Iqbal Ramadhan, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik Tribunnews yang bertajuk "Babak Baru Piala Dunia 2026: Eropa Saling Jegal, Argentina Mulus?" di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah pada Minggu (28/6/2026) malam.

Kelolosan Meksiko ke 16 Besar Memakan Korban

JERSEY TIMNAS MEKSIKO - Jersey Timnas Meksiko yang dipajang di Solo Soccer, Surakarta, Jawa Tengah. (Tribunnews.com/TribunVideo/Akmal Khoirul Habib)

Namun siapa sangka pesta euforia suporter Timnas Meksiko setelah kelolosan El Tri ke babak 16 besar tersebut justru berubah menjadi kabar duka.

Pasalnya, tiga orang dilaporkan meninggal dunia saat ribuan suporter melakukan konvoi turun ke jalan merayakan kemenangan El Tri di kawasan Paseo de la Reforma, Mexico City.

Berdasarkan laporan dari ESPN, ketiga korban meninggal akibat sesak napas ketika kerumunan massa memadati pusat perayaan.

Otoritas kesehatan setempat mengonfirmasi para korban terdiri dari seorang pria berusia 44 tahun serta dua perempuan masing-masing berusia 19 dan 48 tahun.

Kepala Pemerintahan Kota Meksiko, Clara Brugada, menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut.

"Seperti yang dilaporkan oleh layanan kesehatan setempat, tim darurat Kota Meksiko segera menanggapi laporan tentang tiga orang yang tidak sadarkan diri di lokasi berbeda dekat Paseo de la Reforma," tulis Brugada melalui akun X.

"Semua protokol respons medis telah diaktifkan, namun sayangnya mereka kehilangan nyawa."

Ia juga mengajak masyarakat merayakan keberhasilan tim nasional dengan penuh tanggung jawab.

"Dengan berat hati, saya menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan orang-orang terkasih mereka. Kami kembali mengimbau agar setiap perayaan dilakukan dengan penuh tanggung jawab, kepedulian, dan empati."

Baca juga: Laju Sempurna Tanpa Noda Meksiko ke 16 Besar Piala Dunia 2026, El Tri Pecahkan Rekor 40 Tahun

Akhiri Penantian 40 Tahun

Kemenangan atas Ekuador juga mengakhiri penantian panjang Meksiko di fase gugur Piala Dunia.

Untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, El Tri berhasil memenangi pertandingan babak knockout.

Terakhir kali Meksiko meraih kemenangan pada fase gugur terjadi di Piala Dunia 1986 saat mengalahkan Bulgaria dengan skor 2-0, juga di Stadion Azteca.

Pelatih Meksiko, Javier Aguirre mengaku kemenangan ini menjadi salah satu momen paling emosional sepanjang kariernya.

"Sudah sekitar 40 tahun sejak terakhir kali saya melihat Stadion Azteca seperti ini," ujar Aguirre.

"Kami pernah meraih kemenangan besar, tetapi tidak ada yang seperti ini karena kami bermain di kandang bersama para pendukung yang memberikan seluruh hati mereka."

Ia mengakui kegagalan melewati fase gugur pada edisi-edisi sebelumnya selalu menjadi luka bagi sepak bola Meksiko.

"Kemenangan ini sangat berarti bagi saya. Saya termasuk orang yang tidak pernah bisa mencapai pertandingan kelima (perempat final). Itu sangat menyakitkan."

"Hari ini hubungan kami dengan para pendukung memberi dorongan besar. Ini adalah malam yang luar biasa bagi rakyat Meksiko," tutup Aguirre.

Di balik keberhasilan bersejarah tersebut, insiden yang merenggut tiga nyawa menjadi pengingat bahwa perayaan besar tetap perlu dilakukan dengan aman dan penuh kehati-hatian.

(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.