Lucas Paqueta Terancam Absen di Sisa Piala Dunia Brasil Setelah Diagnosis Cedera Parah Dikonfirmasi
Agus Firmansyah July 02, 2026 01:22 AM

Brasil diguncang oleh kabar bahwa Lucas Paqueta bisa saja melewatkan sisa perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 setelah hasil pemeriksaan cedera dikonfirmasi usai kemenangan atas Jepang. Gelandang Flamengo itu, yang menjadi andalan utama Carlo Ancelotti sepanjang turnamen, kini berpacu dengan waktu untuk kembali tampil membela Selecao.

Kesedihan akibat cedera hamstring menimpa bintang Flamengo

Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengonfirmasi kabar terburuk bagi para penggemar pada hari Rabu, mengungkapkan bahwa Paqueta mengalami cedera otot serius saat kemenangan 2-1 atas Jepang. Pemain berusia 28 tahun itu terpaksa ditarik keluar pada babak pertama di Houston, dan hasil pemeriksaan medis selanjutnya menunjukkan kondisi yang tidak menguntungkan bagi peluangnya tampil kembali di Amerika Utara dalam waktu dekat.

Dalam pernyataan resmi, CBF menyampaikan: "Paqueta menjalani pemeriksaan pencitraan yang mengonfirmasi adanya cedera otot di bagian belakang paha kirinya. Pemain tersebut akan menjalani protokol perawatan intensif di bawah pengawasan tim medis tim nasional Brasil, dengan tujuan untuk pulih dan kembali bermain secepat mungkin."

Absen panjang menanti Selecao

Meskipun federasi belum menetapkan waktu pasti untuk pemulihannya, laporan dari ESPN menyebutkan bahwa cedera tersebut tergolong sebagai robekan hamstring tingkat dua. Diagnosis ini biasanya memerlukan masa pemulihan minimal tiga minggu, yang berarti mantan pemain West Ham United itu kemungkinan besar tidak akan tampil lagi di turnamen ini, kecuali Brasil berhasil mencapai final dan ia pulih secara luar biasa.

Meski menghadapi situasi sulit, Paqueta tetap menunjukkan semangat juang dengan menyampaikan pesan optimistis di media sosial. "Iman... Saya pernah melalui hal seperti ini sebelumnya," tulis Paqueta di Instagram Story saat memulai proses rehabilitasinya. Ia telah menjadi starter di setiap pertandingan Selecao sejauh ini, menjadikannya salah satu pemain kepercayaan utama Ancelotti di lapangan.

Masalah cedera ganda bagi Ancelotti

Absennya Paqueta menambah daftar kekhawatiran di kamp Brasil menjelang babak gugur. Gelandang tersebut kini menemani Raphinha di ruang perawatan, setelah pemain sayap Barcelona itu juga menderita cedera hamstring pada fase grup. Selecao terpaksa beradaptasi dengan cepat, dengan pemain muda Bournemouth, Rayan, yang mengambil alih peran Raphinha dalam beberapa pertandingan terakhir.

Namun ada sedikit kabar baik, karena pemain berusia 29 tahun itu telah kembali berlatih ringan secara individu di lapangan minggu ini. Kendati demikian, kehilangan Paqueta di lini tengah memberikan tantangan taktis baru bagi staf pelatih saat mereka mempersiapkan diri menghadapi laga sulit babak 16 besar melawan Norwegia di New Jersey.

Ujian melawan Norwegia dan kedalaman skuad

Laga hari Minggu melawan Norwegia akan menjadi ujian besar pertama bagi kedalaman skuad Brasil tanpa salah satu motor kreatif utama mereka. Ancelotti harus menemukan keseimbangan di lini tengah untuk menopang lini depan, kemungkinan dengan mengandalkan pemain cadangan guna menggantikan kerja keras dan jangkauan umpan Paqueta. Tim berada di bawah tekanan besar untuk mempertahankan status mereka sebagai favorit turnamen meski daftar cedera semakin panjang.

Tim medis diperkirakan akan memantau kondisi Paqueta dan Raphinha setiap hari, namun prioritas utama tetap mencegah kambuhnya cedera otot mereka masing-masing. Untuk saat ini, Selecao harus melangkah menuju final tanpa playmaker andalan mereka, berharap pemain lain bisa tampil menonjol untuk menjaga asa Brasil mempertahankan impian Piala Dunia tetap hidup.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.