Belgia Bangkit dari Ketertinggalan dan Raih Kemenangan Paling Dramatis di Piala Dunia 2026
Dewi Rahayu July 02, 2026 03:22 PM

Youri Tielemans mencetak gol penalti pada menit ke-125 yang memastikan kemenangan Belgia 3-2 atas Senegal setelah perpanjangan waktu, dalam laga yang menyelamatkan harapan mereka untuk meraih gelar Piala Dunia yang sempat tampak sirna.

Lamine Camara dari Senegal melanggar Tielemans di dalam kotak penalti saat bola melintas di depan gawang, dan setelah tinjauan VAR, wasit menghadiahkan penalti. Tielemans kemudian menempatkan bola ke pojok atas gawang untuk menuntaskan kebangkitan luar biasa timnya.

Habib Diarra dan Ismaila Sarr sebelumnya membawa Senegal unggul 2-0 secara meyakinkan, dan mereka tampak akan melaju ke babak 16 besar sebelum Belgia mencetak dua gol dalam empat menit terakhir lewat Romelu Lukaku dan Tielemans untuk memaksa laga dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Youri Tielemans menjadi inspirasi kemenangan dramatis Belgia.

Belgia selanjutnya akan menghadapi pemenang laga babak 32 besar antara tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Bosnia & Herzegovina di Seattle pada hari Senin.

Hasil ini terasa kejam bagi Senegal yang menguasai sebagian besar laga selama 90 menit dan bahkan dua kali mengenai tiang gawang, namun gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.

Mereka menjadi tim Afrika keempat yang tersingkir dengan kekalahan tipis di babak 32 besar setelah Afrika Selatan, Pantai Gading, dan Republik Demokratik Kongo, dan pasti akan bertanya-tanya bagaimana keunggulan mereka bisa hilang begitu saja.

Senegal nyaris membuka keunggulan sejak awal ketika umpan silang Ismail Jakobs dari sisi kiri hanya ditepis oleh Thibaut Courtois, tetapi tendangan lanjutan dari Sarr yang berusaha menjangkau bola justru membentur tiang gawang.

Ketika tim Afrika tersebut akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-25, hal itu tidak mengejutkan. Umpan silang Sadio Mane disundul oleh Sarr yang kembali mengenai tiang, namun bola pantul jatuh tepat di kaki Diarra yang dengan tenang menendang masuk dari jarak tujuh yard.

Senegal tampak nyaman dengan keunggulan 2-0 mereka.

Maxim De Cuyper memaksa kiper Senegal, Mory Diaw, melakukan penyelamatan gemilang dari tembakannya yang mengarah ke pojok atas gawang saat Belgia tertinggal di babak pertama.

Belgia kemudian memasukkan Lukaku menggantikan Charles De Ketelaere yang tampil kurang efektif pada awal babak kedua, namun justru kebobolan lagi untuk tertinggal 0-2. Umpan panjang luar biasa dari Moussa Niakhate dikontrol dengan dada oleh Sarr yang kemudian menahan dua bek sebelum melepaskan tembakan keras ke gawang.

Belgia kesulitan menciptakan peluang bersih hingga lima menit terakhir, namun secara mengejutkan mampu membalikkan keadaan dengan dua gol dalam tiga menit.

Pertama, Lukaku menyambar bola di tiang dekat hasil umpan rendah Thomas Meunier, kemudian umpan Leandro Trossard dari jarak jauh disundul masuk oleh Tielemans memanfaatkan kesalahan fatal Diaw yang keluar dari garis gawangnya.

Trossard dan Tielemans sempat terlibat adu argumen sengit sebelumnya, namun semuanya berakhir dengan senyum dan pelukan setelah gol penyama kedudukan tercipta. Tielemans kembali menjadi pusat perhatian saat mencetak gol kemenangan dari titik putih setelah dirinya dijatuhkan di kotak penalti.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.