Sosok Nyoman Cita, Pemilik Warung Lawar Godel yang Ditemukan Meninggal di Tukad Bubuh Klungkung Bali
Putu Kartika Viktriani July 02, 2026 03:42 PM

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Duka mendalam masih dirasakan keluarga dari I Nyoman Cita alias Nyoman Colik yang ditemukan meninggal di aliran Sungai Bubuh di Perbatasan Desa Takmung dan Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali pada Kamis 2 Juli 2026.

Pihak keluarga tidak menyangka, Nyoman Cita meninggal dengan cara tragis,  ditemukan telungkup dengan tubuh penuh luka terbuka di aliran Sungai Bubuh. 

Dimata orang-orang terdekatnya, selama ini Nyoman Cita dikenal sebagai sosok yang ramah dan periang.

"Dia itu orangnya ramah sekali, lucu. Banyak dia punya temen. Suka bercanda dia," ujar keponakan dari I Nyoman Cita, I Gede Agus Joni Arta, Kamis 2 Juli 2026.

Dengan kepribadian tersebut, pihak keluarga meyakini Nyoman Cita tidak memiliki musuh atau masalah dengan orang lain.

Pihak keluarga justu curiga, I Nyoman Cita menjadi korban perampokan.

 

Terlebih perhiasan emas yang sehari-hari  digunakan oleh Nyoman Cita raib. Ditambah luka terbuka pada tubuh Nyoman Cita, yang diduga akibat dari senjata tajam.

Pihak keluarga  tidak menampik, dalam kesehariannya I Nyoman Cita kerap menggenakan perhiasan emas.

Baca juga: Kronologi Nyoman Cita Hilang Semalaman, Ditemukan Meninggal di Tukad Bubuh Klungkung Bali

"Pada leher juga ada luka seperti jeratan, kemungkinan kalung itu ditarik. Itu juga yang membuat keluarga curiga dan memutuskan untuk autopsi," ungkap Gede Agus Joni Arta.

Selain merupakan sosok yang ramah, Nyoman Cita yang populer di panggil Nyoman Colik juga dikenal sosok pekerja keras dan ulet bekerja.

Ia merupakan pemilik salah satu warung lawar sapi (godel) terkenal di kawasan Bypass Ida Bagus Mantra di Desa Negari.

Bahkan usahanya terus berkembang, sampai saat ini ia memiliki usaha catering. 

Sebelum usaha catering dan lawar sapinya berkembang seperti sekarang, Nyoman Cita sempat usaha membuat lauk pauk seperti serombotan.

Lalu menjualnya langsung ke rumah-rumah.

Bahkan ia juga sempat membuat usaha menjual kosmetik.

"Ia sosok pekerja keras. Tekun sekali bekerja, ia merintis usaha dari nol ," ungkap Gede Agus.

I Nyoman Cita meninggalkan seorang istri, Ni Wayan Yeni dan tiga orang anak.

Istrinya masih tampak syok dan terus menangis saat berada di intalasi pemulasaraan jenazah RSUD Klungkung. 

Sementara untuk pemakaman dari jenazah I Nyoman Cita, pihak keluarga masih menunggu proses autopsi yang dilakukan pihak forensik di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar. (mit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.