BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jumlah pendaftar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SDN Kuin Selatan 5, Banjarmasin Utara tahun ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya.
Calon siswa baru yang mendaftar dan bakal menempati kelas 1 berjumlah 11 orang, meningkat dari tahun lalu yang berjumlah 7 orang.
Hal tersebut diungkapkan Guru Olahraga SDN Kuin Selatan 5 Banjarmasin, Muhammad Amin. Ia mengatakan tahun lalu pendaftar awalnya hanya satu orang namun bertambah hingga menjadi tujuh orang.
"Alhamdulillah ada peningkatan dibanding tahun lalu. Jumlah 11 siswa tersebut masih data sementara dari proses yang sedang berjalan. Yang daftar ulang baru beberapa," jelasnya, Kamis (2/7/2026).
Belum finalnya data tersebut dikatakannya, sebagian orangtua atau calon siswa masih dalam proses menyelesaikan administrasi pendaftaran.
Baca juga: Rekontruksi Pembunuhan Kakak Ipar di Kuin Cerucuk Banjarmasin, Pelaku Tikam Korban Berulang-ulang
Baca juga: PLN Beberkan Alasan Pemadaman Listrik Bergilir ke DPRD Kalsel
Minimnya peminat, proses pendaftaran pun masih berlangsung dilanjutkan secara offline, ada kemungkinan jumlah siswa baru kelas 1 akan terus bertambah.
Untuk tahun ajaran baru ini, pihaknya memasang target kuota daya tampung kelas yang ideal.
"Targetnya sebenarnya lebih dari 20 siswa baru. Kami harapkan bisa mencapai 25-28 siswa," ujarnya.
Jumlah tersebut ditargetkan untuk mengisi satu rombongan belajar (rombel) atau satu kelas saja.
Untuk memenuhi kuota tersebut, pihak SDN Kuin Selatan 5 melakukan berbagai strategi pemasaran guna memikat perhatian para orangtua murid:l.
"Kami bagi-bagi brosur informasi sekolah secara langsung kepada masyarakat sekitar. Lalu memanfaatkan media digital dengan memproduksi konten-konten kreatif dan edukatif yang menarik minat anak-anak maupun orangtua," kata Amin.
Pantauan Banjarmasin, tata letak SDN Kuin Selatan 5 berada di dalam gang di antara pemukiman penduduk.
Sekolahnya masih dalam kondisi yang bagus namun bangunannya sudah tampak tua. Pihak sekolah mengungkapkan area halaman kerap banjir jika musim hujan.
"Karena saya ngajar olahraga yang harus di halaman, kalau hujan sangat sulit untuk praktik," ujar Amin.
Selain itu, fasilitas toilet untuk para peserta didik masih seadanya atau kurang memadai. Yang paling krusial, dikatakannya, posisi SDN Kuin Selatan 5 yang berdekatan dengan sekolah lain yang lebih besar dan bagus membuat sekolah ini sepi pendaftar SPMB.
Sementara itu, sekolah lainnya, SDN Teluk Dalam 10 Banjarmasin bernasib serupa bahkan lebih miris.
Diketahui, sekolah tersebut hanya ada satu pendaftar hingga SPMB berakhir. Namun pihak sekolah membuka pendaftaran offline untuk menerima calon siswa baru.
(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)