Penyebab Bibir Wanita di Bandung Terpotong, Ternyata Bukan Digunting Taufik Hidayat
Ardhi Sanjaya July 02, 2026 05:05 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Taufik Hidayat pelaku penyiksaan dan penyekapan terhadap YTR (29) menjalani rekonstruksi di Polda Jabar, Kamis (2/7/2026). 

Rekonstruksi digelar sekitar pukul 10.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 13.30 WIB. Taufik Hidayat hadir ke Gedung PPA-PPO dengan mengenakan pakaian berwarna orange dengan tangan terborgol dan memakai peci berwarna putih.

Hadir pula Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Jabar, Agus Setiadi bersama para jaksa penyidik, serta para kuasa hukum dari pihak korban dan tersangka, serta dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Sri Nurherwati.

Dirres PPA-PPO Polda Jabar, Kombes Rumi Untari mengatakan rekonstruksi untuk korban menggunakan saksi peran pengganti.

Rekonstruksi berjalan baik dan lancar.

"Alhamdulillah tak ada penolakan dari tersangka dan tersangka mengakui semua perbuatannya di enam tempat kejadian perkara," katanya.

Dari enam TKP, kata Rumi, hanya ada tiga TKP yang dilakukan rekonstruksi, yakni TKP 3, TKP 5, dan TKP 6.

Rumi menegaskan, tiga TKP yang direkonstruksi tadi menjadi poin utama terjadinya penganiayaan dan penyekapan.

Sementara di TKP 1 masih belum ada tindakan penganiayaan dan TKP 2 masih penganiayaan ringan, semisal menampar.

"Tapi, mulai TKP 3, 5, dan 6 mulai terjadi penganiayaan berat. TKP 3 itu sudah mulai terjadi penyekapan sampai TKP 6."

"Tiga TKP itu berada di wilayah Kabupaten Bandung, Jabar, seperti Cilengkrang, Ciwaru, dan Cinunuk," ujarnya.

Kombes Rumi menegaskan, ada 21 adegan dalam rekonstruksi yang dilaksanakan tadi.

Namun, dari puluhan adegan itu masih belum ada terkait kekerasan seksual.

"Saat ini belum ada, dan itu masih dalam proses. Tadi, kami sudah berdiskusi bersama para jaksa dan LPSK."

"Kami sepakati untuk tetap mendalami dan mencari bukti-bukti lainnya. Bila ada, kami akan tambah persangkaan pasalnya terhadap pelaku," katanya

Penganiayaan di TKP 3,5, dan 6, Rumi mengatakan Taufik Hidayat melakukan pemukulan dengan helm, kemudian ada kaki meja yang dari besi dipukulkan ke korban YTR di TKP terakhir, serta ada adegan yang menyabetkan golok ke korban yang saat itu kondisinya sudah buta.

Ditanyakan terkait isu korban digunting bibirnya, Rumi menegaskan tidak ada adegan penganiayaan semacam itu.

Pelaku pun tak mengakui menggunting.

"Jadi, bibir itu karena gigi rontok lantaran pukulan berkali-kali oleh Taufik Hidayat sehingga rontok dan rusak bibirnya ditambahkan tak diobati, sehingga lama-lama rusak bibirnya," katanya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.