BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pembangunan The ZHM Premiere Hotel Batam memasuki tonggak penting setelah mencapai tahap topping off atau penyelesaian struktur utama bangunan, Kamis (2/7/2026).
Hotel yang dibangun di kawasan pusat Kota Batam itu ditargetkan mulai beroperasi pada Desember 2026.
Acara Topping Off Ceremony ditandai dengan prosesi simbolis peletakan semen pada bagian konstruksi bangunan oleh jajaran direksi dan tamu kehormatan sebagai penanda rampungnya struktur utama gedung.
Seremoni tersebut dihadiri komisaris, pemegang saham, jajaran manajemen Zuri Hotel Management (ZHM) Group, perwakilan perbankan, serta sejumlah tamu undangan.
Owner The ZHM Premiere Hotel Batam, Stephen Lim, mengatakan pencapaian tersebut menjadi langkah penting menuju pembukaan hotel yang dijadwalkan pada akhir tahun ini.
Menurutnya, hingga saat ini pembangunan berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti.
"Hari ini menandakan tonggak penting bagi perjalanan hotel kami menuju pembukaan pada Desember 2026. Topping off menandakan penyelesaian struktur utama gedung ini," ujar Stephen.
Stephen mengungkapkan progres keseluruhan pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 60 persen, sementara penyelesaian struktur bangunan sudah melebihi 98 persen.
Ia menjelaskan pembangunan hotel dimulai pada Januari 2026.
Dalam waktu sekitar enam bulan, struktur bangunan seluas lebih dari 29 ribu meter persegi berhasil diselesaikan dengan dukungan lebih dari 426 pekerja yang terdiri dari tukang, mandor, dan staf proyek.
"Saya mengucapkan apresiasi kepada seluruh tim proyek yang dipimpin Pak Margono, serta para pemasok yang telah mendukung pembangunan hingga tahap ini. Semoga proses penyelesaian proyek berjalan lancar sehingga hotel dapat dibuka tepat waktu pada Desember 2026," katanya.
The ZHM Premiere Hotel Batam akan memiliki 200 kamar dengan berbagai tipe, mulai dari Superior Deluxe, Executive, Junior Suite, Suite hingga President Suite. Menjelang operasional, manajemen juga mulai membuka rekrutmen lebih dari 150 tenaga kerja.
"Kami berharap sekitar 50 hingga 60 persen karyawan nantinya merupakan warga lokal Kota Batam sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini lowongan pekerjaan sudah mulai dibuka melalui berbagai media sosial," kata Stephen.
Sementara itu, Direksi PT Zuri Tata Hotelindo, Alit Nurwanto, menilai pencapaian pembangunan dalam waktu enam bulan merupakan prestasi yang luar biasa.
Hotel tersebut berdiri di atas lahan seluas sekitar 5.400 meter persegi dan dilengkapi 12 ruang pertemuan, ballroom seluas sekitar 1.100 meter persegi, restoran, bar, pusat kebugaran berstandar internasional, sky lounge, serta kolam renang di rooftop yang diklaim menjadi kolam renang tertinggi di Kota Batam.
"Untuk kolam renang tertinggi di Kota Batam yang berada di rooftop pada ketinggian kurang lebih 60 meter, dengan panjang kolam sekitar 35 meter. Kalau cuaca cerah, dari rooftop nanti pengunjung bisa menikmati pemandangan hingga ke Singapura karena posisinya menghadap ke arah pelabuhan," ujar Alit.
Selain itu, hotel juga menyediakan area parkir di basement yang mampu menampung lebih dari 200 kendaraan, sehingga diharapkan tidak mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.
Alit optimistis The ZHM Premiere Hotel Batam akan menjadi salah satu ikon baru industri perhotelan di Batam sekaligus memperkuat sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) dan pariwisata di Kepulauan Riau.
"Kami siap mengoperasikan hotel ini agar tidak hanya sukses saat pembukaan, tetapi juga terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, serta industri pariwisata di Indonesia. Mohon doa agar seluruh proses pembangunan hingga pembukaan pada Desember nanti berjalan lancar," tutupnya. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)