TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial kecelakaan maut yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Semarang–Solo, tepatnya di kawasan Desa Penggung, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (7/1/2026), pukul 11.30 WIB.
Insiden tragis ini mengakibatkan satu orang pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban meninggal merupakan pengemudi minibus Toyota Avanza bernama Edy Purwanto.
Korban dilaporkan mengalami luka serius setelah kendaraannya ringsek parah akibat dihantam kendaraan lain secara bertubi-tubi.
Baca juga: Viral Petugas Diduga Main Game padahal Warga Ramai Antre, Disdukcapil Semarang: Itu Akali Sistem
Kronologi
Kecelakaan beruntun ini bermula ketika Toyota Avanza yang dikemudikan korban melaju dari arah utara (Semarang) menuju ke arah selatan (Solo).
Saat melintasi lokasi kejadian di Desa Penggung, mobil Avanza tersebut diduga oleng hingga masuk ke jalur berlawanan dan menabrak sebuah truk kontainer.
Benturan keras pertama itu membuat mobil Avanza terpental.
Nahas, sebuah bus yang melaju tepat di belakang Avanza tidak sempat menghindar, dan kembali menghantam minibus tersebut untuk kedua kalinya.
"Avanza kemudian ditabrak bus dari belakang," ujar saksi mata, Slamet Winarno (55) warga Boyolali, saat ditemui di lokasi kejadian, dikutip dari TribunSolo.
Di saat yang sama, sopir truk kontainer berusaha menghindari tabrakan lebih lanjut dengan membanting setir ke arah kanan.
Namun, sebuah mobil pikap Mitsubishi L300 yang juga melaju dari arah utara tidak sempat mengerem dan akhirnya menghantam bagian depan truk kontainer hingga kaca depannya pecah.
"Minibus, bus, dan pikap semuanya dari arah utara, dari Semarang ke Solo," kata Slamet.
"Pikap tersebut kemudian menghantam truk," sambungnya.
Rencana Menjemput Istri ke Rumah Sakit
Di balik peristiwa ini, tersimpan cerita pilu dari pihak keluarga.
Korban rupanya berkendara siang itu dengan tujuan untuk menjemput istrinya terlebih dahulu yang bekerja di sebuah instansi di Boyolali.
Rencananya, setelah menjemput sang istri, korban berniat pergi bersama-sama ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisi kesehatannya sendiri ke rumah sakit.
Namun, takdir berkata lain, musibah kecelakaan beruntun tersebut terjadi sebelum korban sempat bertemu dengan istrinya.
"Info dari keluarga, mau periksa ke rumah sakit. Tapi mau ngampiri istrinya dulu," ujar petugas Kamar Jenazah RSUD Pandan Arang Boyolali, Suranto, saat ditemui di rumah sakit, dikutip dari TribunSolo.
Baca juga: Viral Korban Kecelakaan Dimintai Uang di Denpasar, Polisi Beri Penjelasan, Ini Faktanya
Penanganan Polisi
Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Boyolali yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi bodi kendaraan yang ringsek agar arus lalu lintas Semarang-Solo kembali normal.
Jenazah korban langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Pandan Arang Boyolali sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kecelakaan karambol tersebut.
(TribunWow.com, Lailatun Niqmah/TribunSolo.com, Tri Widodo)